Rafli Kande Sebut Pencandu Narkoba Sering Ngawur

oleh -88 views

Banda Aceh (Atjehdaily)- Dampak penyalahgunaan narkoba dapat membuat pencandu narkoba menjadi malas dan terbuai halusinasi.

Penegasan ini disampaikan Anggota Komite III DPD RI Rafli Kande pada acara dialog kepemudaan yang digelar DPD-RI di Aula Kesbangpol dan Linmas Aceh, Senin (30/10/2017) kemarin..

“Pengguna narkoba biasanya tidak memiliki capaian dari kerja-kerja yang dilakukannya dan mereka cenderung tidak konsentrasi dalam melakukannya. Katakan saja jika seorang seniman menjadi pecandu narkoba, maka dalam melahirkan karya-karyanya, muatannya tidak memiliki subtansi dan muatan, serta sering ngawur,” ujar Rafli Kande di hadapan para peserta.

Dengan adanya informasi yang semakin maju saat ini, kata Rafli, maka narkoba yang merupakan media yang membuat orang berfuluq amal atau panjang angan-angan dapat dengan mudah diakses.

“Narkoba akan membuat generasi muda tidak kreatif, malas berikhtiar atau malas bermujahadah,” nilainya.

BACA..  Guna Menuju Peradilan Yang Inklusif PN Sabang Kunjungi SLB

Untuk itu, semua pihak harus berperan menjaga lingkungan masing masing dari pengaruh narkoba.

“Peran kita bagaiman lingkungan sekitar kita dapat kita sampaikan sebagai media dakwah kita mencegah penyebaran narkoba,” ajak seniman Aceh ini..

Solusinya menurut Rafli Kande, pemerintah perlu melakukan langkah-langkah kongkret menangani persoalan narkoba baik itu melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) ataupun lembaga non pemerintah.

“Kita sangat risau dengan persoalan narkoba ini karena dapat menghancurkan nasib generasi muda,” kata Rafli.

BACA..  Dishub Aceh Tamiang Tertibkan Parkir Liar di Kota Kualasimpang

Menurut pengamatan di lokasi dialog yang mengangkat tema “Merajut kekuatan pemuda dalam menghadapi ancaman narkoba” ini dihadiri oleh seratusan dari unsur pemuda.

Adapun narasumber pada dialog ini yaitu Sekretaris Dispora Aceh Azhari M.Si, Ketua KNPI Aceh Wahyu Syahputra SE, dan Ketua Yayasan Pintu Hijrah, Dedi Saputra S.Sos. [r]