Pejabat Dispora Aceh: Al-Quran Sumber Hukum Tertinggi Soal Larangan Narkoba

oleh -80 views

Banda Aceh (Atjehdaily)-Sekretaris Dispora Aceh, Azhari, M.Si menyebutkan, regulasi yang terkuat yang melarang penggunaan narkoba adalah Al-Qur’an dan hadist dimana di dalamnya dengan tegas mengharamkan penggunaan narkoba.

Hal ini disampaikannyai saat menjadi narasumber pada kegiatan dialog pemuda yang dilaksanakan Komite III DPD RI di Aula Kesbangpol dan Linmas Aceh, Senin (30/10/2017) kemarin.

Pemerintah, kata Azhari lebih lanjut, sangat serius dan komitmen melakukan upaya-upaya pengentasan narkoba ini, mulai dari penganggaran hingga instrumen-instrumennya seperti aturan hukum, kegiatan-kegiatan melalui BNN dan sebagainya.

“Kita butuh wadah bersama, action bersama untuk persoalan ini. Melakukan syiar terkait persoalan bahaya narkoba ini merupakan tanggung jawab semua, bukan hanya tanggung jawab sosial dan moral namun juga tanggung jawab kepada Allah SWT,” sebut Azhari.

BACA..  Tidak Gunakan Prosedur, Hitung Ulang Bangunan Pasar Pagi Kualasimpang

Untuk itu, pejabat Aceh ini mengajak para pemuda untuk lebih dekat dengan ajaran agama Islam dan menjalankan perintah agama dan meninggalkan apa yang dilarang.

“Cara paling ampuh untuk menghindari narkoba itu adalah mendekatkan diri dengan agama,” lanjutnya.

Azhari juga menuturkan, dalam proses seleksi birokrasi sekalipun dimulai dengan membaca Al-Qur’an, ini menjadi suatu hal penting dalam mewujudkan pemerintah baik dan bersih termasuk dari narkoba.

BACA..  BPKS Gelar Rapat Dengan Dewan Pengawas Yang Baru

“Upaya-upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh melalui pendekatan syari’at juga sangat penting dalam memberantas peredaran narkoba. Apalagi saat ini qanun gampong sudah berfungsi, dan ini dapat kita jadikan ruang untuk memaksimalkan peredaran narkoba di masyarakat,” pungkasnya. [r]