Juli Meunasah Jok Hadirkan Water Boom Produk BUMG

oleh -210 views

Bireuen (AD) –Terobosan baru ditunjukkan Gampong Meunasah Jok, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen berhasil menghadirkan Water Boom Mini (Kolam renang) yang merupakan produk Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) yang mulai difungsikan sejak beberapa bulan lalu.

Siapa sangka jejeran botol minuman mineral bekas yang dicat dominan warna merah berjejer rapi yang menuju ke areal persawahan itu, tepatnya di KM jalan Bireuen -Takengon, sebenarnya adalah pintu masuk menuju kolam renang yang dikelola BUMG Gampong Juli. Dengan hadirnya wahana tempat mandi anak-anak di Gampong tersebut, setidaknya terdapat dua wahana yang sama, di Kecamatan Juli, selainnya ada di Planet Gampong Bunyot.

Hanya saja, water boom tersebut tidak terpasang papan nama, seperti di Planet Gampong Bunyot, sehingga banyak orang tidak tahu di tempat berjejernya botol mineral bekas itu, adalah Water Boom Mini milik BUMG gampong setempat.

Direktur BUMG Gampong Meunasah Jok, Asnawi kepada media ini, mengaku kehadiran water boom milik BUMG berdiri sejak sebelum Covid- 19, namun baru berjalan sekitar satu bulan, Water boom terhenti, seiring datangnya musibah corana virus yang melanda belahan dunia ini. Namun sejak berlakunya New Normal, water boom yang sempat ditutup itu, akhirnya diaktifkan kembali.

BACA..  Gampong Juli Seupeung Kucurkan lagi BLT ke Masyarakat

Dikatakan, water boom yang dikelolanya memiliki tiga unit kolam renang, yaitu masing-masing kolam renang mandi bola, kolam renang untuk usia tiga tahun, dan kolam renang untuk usia tiga tahun ke atas, dan untuk masuk water bom tersebut, dikutip bayaran Rp 5 ribu, per orang. “Keamanan di wahana anak-anak itu, diawasi petugas yang dilatih untuk menjaga keamanan anak-anak,”ujar Asnawi.

BACA..  Personil Polda Aceh Belajar Bertani

Keuchik Gampong Meunasah Jok, Muhammad Azhar mengatakan, kehadiran water bom itu, merupakan kesepakatan seluruh perangkat desa untuk bisa menghadirkan wahana anak-anak untuk masyarakat Bireuen dan sekitarnya.

“Water boom tersebut akan diperluas sampai ke lokasi persawahan, water boom tersebut memanfaatkan sumber air dari sumur bor yang ada di belakang masjid. Hanya saja, tempat kuliner masih dalam pembenahan, yang Insyaallah dalam waktu dekat akan berfungsi,” ujarnya.

Di dalam masa new normal, kepada pengunjung yang datang ke water boom itu, diharuskan mengunakan masker, yang menonjolkan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. “Water Boom ini, salah satu sumber untuk menghasilkan pendapatan desa, di tengah pandemi, sekaligus bisa menampung sejumlah warga setempat sebagai pekerja,” tandas Keuchik Gampong Juli Meunasah Jok. (Maimun Mirdaz).