Dihadiri HRD Ketua PW Provinsi Aceh Lantik PC NU Kabupaten Bireuen

oleh -107 views

Laporan | Maimun Murdaz

Bireuen (AD) – Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bireuen periode 2020-2025 oleh PW NU Provinsi Aceh di Hotel Bireuen Jaya, Sabtu pekan lalu, sungguh sangat istimewa, menyusul hadirnya Anggota DPR RI Komisi IV F PKB Ruslan M Daud,SE (HRD) dalam perhelatan tingkat kabupaten tersebut.

example banner

Ketua PW NU Aceh Tgk H Faisal Ali menyebutkan, pelantikan pengurus cabang NU Bireuen merupakan agenda luar biasa, yang kegiatan yang dilaksanakan itu, merupakan yang teristimewa, karena turut dihadiri Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si mupun dua mantan bupati Bireuen, H Ruslan Daud, SE, dan Mustafa A Glanggang, selain para rektor, plus pimpinan dayah, yang hadir pada pelantikan PC NU Kabupaten Bireuen.

BACA..  Dukung Vaksinasi Covid -19 di Aceh, BPJS Kesehatan Sinergikan Aplikasi P-Care

Pada prinsipnya, kata Tgk H Faisal Ali, NU sangat melarang saat kegiatan dilakukan, bersinggungan dengan agama lainnya, walaupun pada dasarnya tetap membela keislaman yang mayoritas, yang harus melihat dari sudut pandang yang berbeda. “Tidak pernah terpenuhi jika kita selalu menggunakan sistem usang (Zamir) melainkan dengan pendekatan Zahiriah dalam konteks Kekinian,” urainya.

BACA..  Wakili Kapolda Aceh, Hari Ini Wakapolda Divaksin Covid -19

Dikatakan, pendekatan dan sudut pandang harus dimulai dari Struktur, Kultur hingga kebijakan yang dilahirkan, yang pendekatan Zahiriah inilah, yang perlu diterapkan serta di baca oleh semua ummat beragama di seluruh Indonesia, tutur ketua PW NU Aceh.

Sementara HRD mengatakan, kehadirannya di acara pelantikan PC NU untuk mewakili Pengurus PKB mulai dari tingkat Kabupaten, Propinsi hingga Pusat, yang bertujuan untuk menyambung lidah dalam menampung Aspirasi masyarakat dalam lingkungan Dayah (Pasantrent).

Sebelumnya Ketua panitia, Tgk Musbani MA kepada media menyampaikan, bahwa NU hadir sebagai pemersatu ummat dalam konteks Keagamaan, oleh karenanya keberadaan NU, erat kaitan dengan pasantrent. “Tujuannya, untuk Melestarikan Budaya Lama guna menginovasi kan Perkara Baru kearah yang lebih baik,” paparnya

BACA..  Aktivis Mahasiswa UIN Desak BEM Se Aceh Klarifikasi Dana Hibah Refocusing

Turut hadir dalam Moment tersebut, Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si, Kapolres Bireuen AKBP Taufik Hidayat, Kakan Kemenag H Zulkifli M.Si, dan dua mantan bupati bireuen serta Pimpinan dan perwakilan Pasantrent, juga Ormas/OKP dan berbagai elemen masyarakat lainnya.(*).