Petugas Satpol PP dan WH Temukan Alat Hisap Sabu

oleh -386 views
example banner

Banda Aceh (AD)- Petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh menemukan alat hisap sabu pada saat melakukan penertiban pengemis dan peminta sumbangan yang beroperasi di seputaran Simpang Lima Banda Aceh.

Berdasarkan informasi yang diterima media ini, pada hari Kamis 29 Oktober 2020, petugas Satpol PP dan WH melaksanakan razia rutin penertiban terhadap pengemis dan peminta sumbangan yang beroperasi diseputaran Simpang Lima Kota Banda Aceh.

Setibanya di lokasi, petugas mendapatkan satu unit Becak motor (Betor) milik salah satu peminta sumbangan yang ditinggal kabur oleh pemiliknya karena mengetahui kedatangan petugas penertiban.

Setelah diamankan, selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan yang ada di dalam becak tersebut. Setelah diperiksa, petugas menemukan satu buah tas pinggang warna hitam yang ternyata berisikan alat hisap sabu (Bong), tembakau hijau, kotak rokok magnum, serta beberapa uang recehan milik si peminta yang telah melarikan diri.

BACA..  Aminullah Usman Serahkan Rumah "Pro Bergemilang" Untuk Yusnidar

Selain itu, petugas juga menemukan satu buah kardus yang digunakan untuk mengumpulkan uang hasil pemberian dari pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Setelah diamati, pada dinding kardus tersebut, ditempelkan gambar  dan nama salah satu Lembaga Pendidikan Islam “Dayah Darul Muslim” yang beralamatkan di Labuhan Haji Timur, Kabupaten Aceh Selatan.

Seluruh barang bukti tersebut, kini telah diamankan di Kantor Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh

BACA..  Wali Kota : Stok Bahan Pokok Banda Aceh Aman Hingga Akhir Tahun

Saat dikonfirmasi terkait temuan tersebut, Plt Kasat Pol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwijanako, S.STP. M.Si mengatakan, bahwa temuan alat hisap sabu baru pertama kali kita temukan selama operasi penertiban dilapangan. ‘

“Terhadap temuan alat hisap sabu itu, pihak Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh akan meneruskannya kepada pihak Kepolisian untuk ditindak lanjuti,” kata Heru, Jum’at 30 Oktober 2020.

Heru menjelaskan, selama ini petugas kita dilapangan terus mempersempit ruang gerak dari para pengemis dan peminta sumbangan yang beroperasi di seputaran Kota Banda Aceh, sesuai intruksi Bapak Wali Kota Banda Aceh.

“Namun tidak semua dari peminta sumbangan itu ilegal. Ada juga dari mereka yang telah mengantongi izin dari dinas terkait,” ungkap Heru.

BACA..  Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan

Selain itu, ia mengatakan, terkait penertiban para pengemis dan peminta sumbangan ilegal yang saat ini semakin marak beroperasi di seputaran Kota Banda Aceh, dan sudah sangat meresahkan masyarakat.

Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh akan duduk bersama dengan dinas terkait untuk membahas permasalahan ini,” ujarnya.

“Terhadap para pengemis dan peminta sumbangan ilegal yang marak di seputaran Kota Banda Aceh, apabila kita dapati akan kita tindak tegas,” demikian tutup Heru. (AF)