Pengadaan Mobil Mewah Bupati Bireuen, Akhirnya  Dicoret

oleh -106 views

Bireuen (ADC)- Pengadaan Mobil mewah Toyota Land Cruiser Prado senilai Rp 1,9 miliar untuk Bupati Bireuen yang dialoksasi dari anggaran Perubahan DPRK Bireuen tahun  2018, berakhir sudah. dengan  dicoretnya  pengadaan mobil tersebut.

Anggotas tim Banggar DPRK Bireuen, Zulfikar Apayub kepada  media ini, Senin ( 29/10) membenarkan jika pengadaan mobil tersebut, harus  dicoret menyusul evaluasi  pihak Propinsi  Aceh. Anggaran pembelian mobil tersebut dialihkan untuk belanja tak terduga. “Saya menghargai  Pemkab Bireuen  maupun anggota  DPRK Bireuen yang yang beritikat baik menerima dengan  iklas hati dengan  hasil evaluasi pihak propinsi Aceh,  ditiadakan pengadaan  mobil Toyota Land Cruiser Prado, senilai Rp 1,9 Milyar,” tandas politisi Partai Demokrat Bireuen itu.

Berdasarkan keterangan yang dipoeroleh media ini, dengan adanya hasil evaluasi itu, hendaknya menjadi pembelajaran bagi pihak eksekutif dan legislative  dalam mengajukan anggaran ke depan. Khususnya anggaran yang diajukan harus menyentuh kepentingan rakyat sesuai visi misi yang diembannya, seperti yang  pernah dilontarkan sewaktu menjadi calon  Bupati – Wakil Bupati Bireuen.”Rakyat Bireuen tetap menuntut, seperti  apa yang pernah dijanjikan Bupati-Wakil Bupati Bireuen,” papar tokoh Bireuen.

Seperti dilansir media ini,  Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Bireuen melakukan unjuk rasa ke DPRK Bireuen Dan Kantor Pusat Pemerintah Kabupaten Bireuen,  terkait pengadaan mobil mewah Bupati Bireuen seharga Rp 1,9 milyar.

Menyangkut petisi yang diusung ke DPRK Bireuen maupun Pemkab Bireuen, mengupas habis sejumlah tuntutannya untuk ditindaklanjuti phak eksekutif, dan legislatif, yang antara lain menyangkut desakan agar ke dua lembaga tersebut agar tidak menerima mobil seharga Rp 1,9 miliar yang telah diplotkan d alam APBK-P 2018.

Jika jika petisi, sebut Iskandar selaku korlap AMMB,  tidak dilanljuti, makapihak eksekutif dan legistatif, akan turun kembali ke jalan  melakukan aksi serupa yang    akan terusmemperjuangkan aspirasi masyarakat Bireuen dengan massa yang lebih banyak lagi. (Maimun Mirdaz)