banner 700250

Kesal Tak Ada yang Membeli, Petani Tembakau Rusak Tanaman Sendiri

oleh -156 views

ATJEHDAILY– Para petani tembakau di Desa Candijadi, Kecamatan Jebluk, Jember mengamuk dan merusak tanaman tembakaunya sendiri. Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan lantaran di musim panen ini tembakaunya tak ada yang membeli.

Aksi perusakan lahan ini terekam video amatir dan viral di media sosial. Dalam video tersebut petani tembakau terlihat menebang tanaman tembakau sekenanya dan membuangnya begitu saja. Aksi ini dilakukan sambil mengumpat dengan kalimat ‘tak laku’.

“Di musim seperti ini, biasanya tembakau menjadi daun emas. Harganya mahal. Tetapi, saat ini yang terjadi sebaliknya. Tembakau kami tidak ada yang membeli,” kata salah seorang petani tembakau Jumantoro, Sabtu (29/8/2020).

BACA..  Pemerintah Bangun 8.342 RLH di Seluruh Aceh

Jumantoro mengatakan, kondisi ini terjadi karena gudang tembakau di Jawa Timur (Jatim) masih belum buka akibat pandemi Covid-19, sehingga tengkulak tidak berani membeli. Dampaknya, petani yang merugi. Pasalnya, saat ini tanaman tembakau sudah memasuki musim panen.

“Kalau sampai seminggu tidak ada yang membeli, ya terpaksa kami tebang dan buang. Kita ganti jagung saja atau tanaman yang lain,” katanya.

BACA..  Seluruh Jajaran Wajib 'Peusaboh Hatee'

Jumantoro mengatakan, akibat kondisi ini, para petani tembakau di Jember merugi. Untuk satu lahan tembakau, rata-rata para petani rugi hingga Rp10 juta. “Biaya perawatannya mahal, termasuk pupuknya. Apalagi, sebagian besar petani di sini menyewa lahan,” ujarnya.(ines/red)