Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Dua Tersangka Pelanggar Prokes di Cafe New Soho Diserahkan ke JPU

oleh

Banda Aceh (AD)- Dua tersangka pelanggar Protokol kesehatan (Prokes) di Cafe New Soho Banda Aceh telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) oleh Personel Tipidter Satreskrim Polresta Banda Aceh, Kamis 29 Juli 2021.

Gun sebagai Owner dan MFM selaku Ketua Panitia Pelaksana telah mencukupi bukti dan unsur terkait kasus “Joget Heboh” berdalih penggalangan dana bantuan korban banjir di NTT dengan mengundang massa.

Penyerahan kedua tersangka tersebut, terkait Tindak Pidana Karantina Kesehatan dan Wabah Penyakit yang menyebabkan kerumunan massal yang terjadi di Cafe New Soho, Rabu 23 April 2021 malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim AKP Ryan Cittra Yudha, SIK mengatakan, kedua tersangka telah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum.

“Kedua tersangka yang melanggar Protokol kesehatan yang mengakibatkan kerumunan massa di Cafe New Soho beberapa waktu lalu telah diterima oleh JPU Sakafa Guraba, SH, MH diruang kerjanya,” kata Kasatreskrim.

Penyerahan kedua tersangka tersebut, menerapkan Protokol kesehatan sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan.

“Kasus tersebut sudah P-21 dan sudah dilaksanakan tahap-II oleh penyidik Tipidter Sat Reskrim Polresta Banda Aceh,” sebut Ryan.

Selain itu, ia juga menjelaskan, penyerahan kedua tersangka kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Banda Aceh dalam hal tindak pidana Karantina Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) UU RI tahun 1984 tentang wabah penyakit dan Pasal 93 UU RI nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan sehubungan dengan Laporan Polisi nomor : LPA / 85 / IV / RES.5.7 / 2021 / Sat Reskrim, tanggal 22 April 2021, atas nama tersangka dan barang bukti.

BACA..  Tikam Sepupu dengan Pisau, IS Diringkus Polisi

“Jadi, kita tidak menyerahkan tersangka saja, namun disertai dengan berbagai barang bukti seperti Spanduk, Surat Permohonan Izin dari Café New Soho, dan berbagai alat musik,” ungkap Ryan.

Oleh karena itu, Gun dan MFM dikenakan Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU RI Nomo 4 Tahun 1984, tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018, tentang Karantina Kesehatan dengan ancaman 1 tahun penjara. (*)