Satu Unit Bangunan Pabrik Milik H Subarni di Juli Terbakar

oleh -49 views

Bireuen (AD) Satu unit bangunan yang menjadi bagian pabrik kelapa sawit yang lama, miliknya, H Subarni A Gani (74) yang terletak di Desa Suka Tani di KM 33, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, nyaris musnah terbakar dilalap si jago Merah, Rabu (30/6) sekitar Pukul 10.15 WIB.

Kasus terbakarnya yang disebut pabrik lama yang selama ini tidak dipakai lagi, yang merupakan milik H Subarni A Gani, begitu cepat menyebar di Bireuen, mengingat figur itu, salah satu tokoh pendiri Kabupaten Bireuen yang namanya cukup dikenal luas. Namun dalam peristiwa itu, tidak sampai jatuhnya korban jiwa, sedangkan kerugiannya, masih belum mendapat keterangan resmi.

Informasi yang di peroleh media atjehdaily.id ini menyebutkan saat terjadi kebakaran di pabrik di KM 33 itu merupakan milik H Subarni, saat seorang petugas sedang mengelas di dalam gedung yang terbakar itu, yang didalamnya terdapat berupa mesin-mesin tua. Saat itulah terjadi percikan api yang jatuh mengenai rembesan minyak kelapa sawit, sehingga kebakaran tak terhindarkan lagi, yang nyaris musnah terbakar, yang menyisisakan berupa mesin-mesin tua yang terletak di dalam bangunan yang terbakar itu.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Bireuen (BPBD), Teguh Mandala Putra , S.STP kepada media ini mengatakan, kebakaran yang terjadi di Sukatani , terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Pihaknya mengirimkan tiga unit Mobil Damkar untuk melakukan pemadaman dan pendinginan, selama satu jam..

Menyangkut terjadinya kebakaran itu, tidak sampai menimbulkan korban jiwa, maupun adanya korban luka, serta menyangkut kerugian yang dialami pengusaha Palm Oil Mill tersebut, Aku Teguh Mandala, belum lagi diketahui.

Berdasarkan informasi dari Menejer PT Blang Ketumba TBK, Nazaruddin, sebut Teguh Mandala, menyebutkan awal terjadinya kebakaran, saat kegiatan pengelasan untuk pembongkaran gedung lama, ada percikan api bekas las yang jatuh mengenai rembesan minyak kelapa sawit.”Sehingga titik api menjadi luas dan besar.” Ucap singkat Teguh Mandala Putra.(Maimun Mirdaz).