LSM Terkams Dukung Mabes Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi PT. TLM Dengan PDAM Tirtanadi

oleh -37 views
LSM Terkams Dukung Mabes Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi PT. TLM Dengan PDAM Tirtanadi

MEDAN | ATJEHDAILY.ID – Ketua Umum DPP LSM Terkams Sumut, Samsul Bahri Hasibuan, meminta serta mendukung Direktorat Tipikor Bareskrim Mabes Polri melakukan pengusutan kasus dugaan korupsi berjamaah dibalik Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara TLM dengan PDAM Tirtanadi yang terindikasi merugikan keuangan negara (Pemprov Sumut) sebesar Rp.33.358.447.849,-.

“Dukungan ini mengingat terendusnya dugaan main mata pihak Dit Reskrimsus Poldasu dengan sejumlah oknum berkompeten yang terlibat memuluskan kerjasama tersebut”, ungkap Samsul Hasibuan, Rabu (30/6).

Padahal, sambungnya, persoalan yang menyita perhatian publik itu merupakan temuan BPK RI Perwakilan Sumut tahun 2018 silam. “Namun sampai kini belum juga terselesaikan”, terang Samsul.

Bahkan Ketum LSM Terkams ini curiga jika penempatan Iqbal Hanafi Hasibuan, Sekretaris Dewas PDAM Tirtanadi yang merangkap Komisaris di PT. TLM diduga erat hubungannya dengan mark up jual beli air curah 400 ltr/dtk yang akurasinya masih diragukan.

Sementara pihak PDAM Tirtanadi wajib membayar pembelian air curah dari TLM berkisar 4 miliar rupiah setiap bulannya meskipun kapasitas produksi dari TLM tersebut diprediksi tidak mencapai 400 ltr/dtk.

Diberitakan sebelumnya, Jika Polda Sumut tidak mampu menuntaskan penyelidiki kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM, sebaiknya limpahkan saja ke Bareskrim Mabes Polri.

Demikian ditegaskan Ketua Umum DPP Kampak Merah Putih (KMP) Aminullah Siagian di Jakarta, Jumat 25 Juni 2021.

“Polda Sumut baiknya melimpahkan itu kasus ke Bareskrim Mabes Polri, biar dari Jakarta diselesaikan kasusnya,” katanya.

Penyelidikan kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. Tirta Lyonisse Medan (TLM) ini berdasarkan temuan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara tahun 2018. Saat itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol Rony Samtana.

Sejumlah saksi dari Pemprovsu, PDAM Tirtanadi, dan PT. TLM telah diperiksa oleh penyidik Tipikor Polda Sumut selama 5 bulan. Entah bagaimana ceritanya, penyelidikan kasus berhenti begitu saja sekira bulan April 2019.

Aminullah menilai ada kejanggalan yang terjadi pada proses penyelidikan kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM yang dilakukan Tipikor Polda Sumut.

“Seharusnya ada alasan logika dari penyidik jika kasus tersebut dihentikan, itukan temuan BPK RI, harusnya dijelaskan Polda Sumut kenapa itu kasus berhenti 2019,” ungkap mantan Ketua Umum PP HIMMAH ini.

“Sebagai putera daerah Sumutera Utara, saya berkepentingan ingin tahu apa penyebab kasus PDAM itu tidak berlanjut, dan pantas saja Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan Sumut peringkat kedua daerah terkorup,” sambungnya.

Aminullah pun meminta agar Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Adrianto mengambilalih kasus dugaan korupsi perpanjangan BOT PDAM Tirtanadi dengan PT. TLM.

“Ini menjadi tantangan bagi Komjen Agus, beliau kan mantan Kapolda Sumut, artinya beliau secara moral mempunyai tanggungjawab juga dalam penanganan kasus tersebut. Saya yakin, Komjen Agus mampu menuntaskannya, jika perlu panggil Kombes Rony Samtana,” kata Aminullah Siagian. (Man)