Bupati Aceh Besar Minta Inspektorat Audit APBK Sejak 2017

oleh -85 views
Bupati Aceh Besar
Bupati Aceh Besar Ir Mawardi Ali

Bupati Aceh Besar Minta Inspektorat Audit APBK Sejak 2017

Banda Aceh (AD)-Bupati Aceh Besar Ir H Mawardi Ali mengatakan bahwa dalam beberapa tahun ini telah terjadi ketimpangan APBK, yaitu ketimpangan kualitas dan kuantitas, sehingga menyebabkan kerugian negara.

“Telah terjadi ketimpangan dalam APBK dari segi kualitas dan kuantitas, sehingga merugikan negara,” kata Bupati Mawardi Ali dalam Paripurna Rancangan qanun PertanggungJawaban Pelaksanaan APBK Aceh Besar Tahun Anggaran 2020/2021 di Kota Jantho, 29 Juni 2021.

Untuk itu, Ia telah meminta audit secara detail melalui Inspektorat terhadap pelaksanaan anggaran mulai tahun 2017 hingga setahun terakhir kepemimpinannya.

“Harus diaudit secara detail, untuk memperbaiki kesalahan-kesalahan,” tegas Mawardi Ali.

Dalam Rapat Paripurna Ke – 4 DPRK Aceh Besar tersebut, Bupati menyampaikan agar rancangan qanun pertanggungjawaban pelaksanaan APBK baru bisa ditandatangani setelah disetujui kedua lembaga yaitu eksekutif dan legislatif, sehingga setelahnya baru direkomendasikan.

Sebagaimana disampaikan bahwa Kabupaten Aceh besar berada angka teratas dalam fiskal/keuangan daerah dari seluruh kabupaten kota lainnya di Aceh. Banyak kabupaten/kota lainnya dalam keadaan defisit anggaran.

“Aceh Besar saat ini kondisi fiskal berada diangka teratas, banyak daerah lain definisi anggaran di Aceh,” tutupnya.

Seperti diketahui, Ir. Mawardi Ali (lahir di Siem, Darussalam, Aceh BesarAceh2 Januari 1969; umur 52 tahun) adalah Bupati Aceh Besar periode 2017–2022.

Mawardi Ali pernah menjabat sebagai Anggota DPRK Aceh Besar Fraksi PAN 2 periode yakni 1999–2004 dan 2004–2009 serta Anggota DPRA Fraksi PAN 2 periode yakni 2009–2014 dan 2014–2016.

Mawardi Ali menyelesaikan S-1 Teknik Kimia di Universitas Syiah Kuala(1995) (RP)