Terima Mobil Pinjaman, Ulama ‘Harus’ Cium Tangan Gubernur

oleh -989 Dilihat

Disaksikan Waled Nu, Abu Usman Kuta Krueng mencium tangan Gubernur Zaini Abdullah usai menerima mobil pinjaman dari Badan Dayah Aceh. Foto: Ist
Disaksikan Waled Nu, Abu Usman Kuta Krueng mencium tangan Gubernur Zaini Abdullah usai menerima mobil pinjaman dari Badan Dayah Aceh. Foto: Ist

Banda Aceh | AP — Gubernur Aceh, dr. H. Zaini Abdullah, menyerahkan bantuan mobil operasional kepada delapan ulama kharismatik Aceh, di Pendapa Gubernur Aceh, Selasa (27/09). Dalam acara itu, ulama ‘harus’ mencium tangan sang gubernur yang kembali maju di Pilkada 2017 nanti.

“Gunakan sebaik-baiknya khususnya untuk operasional dayah dan bagi santri di sana,” pesan Gubernur Zaini.

Gubernur Zaini menyebutkan, sejarah Aceh, kata gubernur, tak lepas dari peran ulama yang ikut membangun negeri ini.

“Tanpa bantuan ulama, fungsi pemerintah tak cukup (tidak bisa memakmurkan negeri),” ujar gubernur. Karenanya, gubernur menyebutkan, dirinya akan terus memperhatikan dayah-dayah di Aceh sehingga pendidikan agama di Aceh bisa lebih baik.

BACA..  Menteri AHY: Ini Kesempatan Ceritakan Kesuksesan Indonesia di Bidang Pertanahan
Surat perjanjian pinjam pakai antara Kepala BPPD Aceh dengan Abu Usman Kuta Krueng. Dok: Ist
Surat perjanjian pinjam pakai antara Kepala BPPD Aceh dengan Abu Usman Kuta Krueng. Dok: Ist

Kepala Badan Dayah Bustami Usman, menyebutkan pemerintah merencanakan untuk pengadaan bantuan mobil operasional kepada para pimpinan dayah tersebut pada tahun lalu. Namun, kata Bustami, keterbatasan anggaran membuat hal itu belum lagi terwujud. Melalui APBA Perubahan tahun 2016, pengadaan mobil operasional bagi para ulama tersebut baru terlaksana. “InsyaAllah tahun depan kita akan programkan untuk dayah-dayah lain.”

BACA..  Menteri AHY: Perlu Solusi Bersama Atasi Kelangkaan Air Bersih

Sementara itu, Pimpinan Dayah Ummul Ayman, Waled Nurzahri, menyebutkan, penyerahan mobil operasional kepada dayah sebagai bentuk kepedulian pemerintah atas keberadaan dayah di Aceh. “Kami tidak melihat dari nilai mobilnya, tapi lebih kepada kepedulian gubernur. Alhamdulillah. Kami sangat berbangga,” ujar Waled Nurzahri. Waled Nurzahri berjanji dirinya bersama para ulama lainnya akan mengunakan mobil tersebut untuk kepentingan dayah serta kepentingan dakwah di Aceh.

Dayah-dayah yang mendapat bantuan mobil operasional adalah dayah Almadinatuddiniyah Babussalam pimpinan Abu Tumin, Dayah Almunawarah Pimpinan Abu Kuta Krueng, Dayah Ma’hadal Ulum Diniyah Islamiah (MUDI) pimpinan Abu Mudi, serta Dayah Ummul Ayman pimpinan Waled Nurzahri.

Selanjutnya ada Dayah Bustanul Huda di Julok Aceh Timur pimpinan Abu Paya Pasie, Dayah Raudhatul Muna di Bakongan Aceh Selatan Pimpinan Waled Marhaban, Dayah Tauthiatut Thullab di Simpang Mamplam Bireun pimpinan Abu Arongan, Dayah Perbatasan Safinatussalamah di Aceh Singkil pimpinan Abi Hasan. (r)