Affiliate Banner Unlimited Hosting Indonesia

Tim Rimueng Polresta Banda Aceh Ringkus Pelaku Pencabulan

oleh

Banda Aceh (AD)- Tim Rimueng (Harimau) Satreskrim Polresta Banda Aceh meringkus ATS (40) salah satu warga di Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh setelah dilaporkan oleh warga dalam perkara kasus pencabulan terhadap anak dibawah umur, Rabu 25 Agustus 2021 sekitar jam 01.30 WIB.

Penangkapan ATS diwarnai aksi kejar-kejaran dengan petugas saat dilakukan penangkapan di area Barata, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, penangkapan terhadap ATS yang juga pecatan anggota TNI tersebut berawal dari laporan warga yang anaknya di cabuli.

“Awalnya, sekitar bulan Juli 2021 pelaku ATS mengaku personel dari Satresnarkoba Polresta Banda Aceh. Ia melakukan penggeledahan tubuh disebuah rumah kosong dengan alasan memiliki narkoba,” ujar AKP Ryan, Sabtu 28 Agustus 2021.

Setelah itu, kata Ryan, ATS memboyong FT kesalah satu rumah kosong dibelakang PT Pos Persero Kuta Alam, lalu melucuti seluruh pakaian FT untuk memeriksa kepemilikan narkotika.

BACA..  Tikam Sepupu dengan Pisau, IS Diringkus Polisi

“Pada saat itulah pelaku melakukan pencabulan terhadap FT yang masih dibawah umur,” ungkap Kasatbreskrim.

Setelah merasa dicabuli oleh pelaku, selanjutnya korban FT melaporkan ke Polsek Kuta Alam sesuai dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/99/ VIII /2021/SPKT / Polsek Kuta Alam.

Lanjut Ryan menambahkan, setelah melakukan pemeriksaan terhadap korban, Kasatreskrim memerintahkan personel Jatantras yang tergabung dalam Tim Rimueng untuk mengungkap kasus yang dialami FT.

BACA..  Usai Jambret HP Mahasiswi, Bandit Jalanan Ini Diciduk Polisi

“Alhamdulillah, pelaku yang sudah dikenali oleh personel berhasil diringkus diseputaran area Barata, Banda Aceh walaupun sempat terjadi aksi kejar- kejaran dengan petugas,” pungkasnya.

Dari hasil interogasi, ATS merupakan residivis kasus yang sama di Kabupaten Aceh Barat. Ia dipecat dari kesatuan terkait dengan Narkotika.

“Saat ini, ATS mendekam disel tahanan Polsek Kuta Alam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” tutup AKP Ryan. (*)