Peserta Bimtek Ibu PKK Kunjungi Tempat Budidaya Selada

oleh -122 views

example banner

example banner

Bireuen (AD) – Para peserta bimbingan teknis (bimtek) berkesempatan melakukan orientasi lapangan dengan mengunjungi tempat budidaya tanaman jenis selada melalui proses hidrosponik, di Desa Lampaoeh Daya, Kecamatan Jaya Baru, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (27/10).

Tempat yang dikunjungi oleh peserta bimtek dari ibu ibu PKK Bireuen milik Wahyudi, dimana Wahyudi mengembangkan usahanya yaitu membudidayakan selada.

example banner

Dalam orientasi di Desa Lampoh Daya, ibu-ibu PKK Bireuen diterima pemilik usaha, Wahyudi seraya memberi penjelasan sejak pembibitan sampai sayuran berproduksi, yang hal itu sangat menarik perhatian kaum ibu dari Bireuen yang berkeinginan mengembangkan usaha rumahan, termasuk mebeli berbagai sarana yang dibutuhkan dalam usaha komuditi sayur-sayuran untuk diujicoba di desanya masing-masing.

BACA..  Ketua IKADIN Aceh Gugat Bank Mandiri, BCA dan BRI

Sementara OL di Lhok Seudu. diterima Wahyuni yang memberi pelatihan singkat menyangkut pengolahan ikan asin, yang disebut para peserta adanya perbedaan menyangkut cara mengolah ikan asin dari Bireuen dengan Aceh Besar.

Bahkan kaum ibu PKK Bireuen berkesempatan pula melihat penanganan tempat wisata di Lhoknga dan sekitarnya, yang tentu saja, ada hal yang menarik dari perhatian mereka, memyangkut managemen pengelolaan pariwisata bernuansa Islami.

Apalagi kehadiran Pondok-pondok yang menjorok ke laut, tentu saja bisa digunakan wisatawan dengan gratis, tanpa dibebani sewa untuk membangkitkan gairah pengunjung ke lokasi dimaksud, yang aturannya sama seperti dilakukan di Bireuen.

BACA..  Rumah Baca Lentera Raih Penghargaan Delapan Terbaik Nasional 2020

Wahyudi menambahkan, budidaya tanaman selada lebih menguntungkan, apalagi dengan system hidropnik yang hanya membutuhkan peralatan yang dapat dibeli di berbagai daerah, namun hasil dari sayur selada lebih menjanjikan dari pada tanaman sejenis lainnya yang menggunakan media tanah.

Tidak mengherankan jika ibu-ibu PKK Bireuen sangat antuasias mendengar penjelasan Wahyudi yang berharap dari hasil kunjungan tersebut bisa bermanfaat bagi warga desanya masing-masing dan berjanji untuk dikembangkan serta dikelola PKK desa.

BACA..  Ketua IKADIN Aceh Gugat Bank Mandiri, BCA dan BRI

Dikatakan Wahyudi, Hidroponik adalah budidaya menanam dengan memanfaatkan air tanpa harus menggunakan tanah dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman, yang kebutuhan air itu sendiri pada hidroponik lebih sedikit daripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah.

Untuk itu lanjutnya, Budidaya lewat hidrosponik hanya membutuhkan media pipa, slang, pompa akuarium, dan set bor untuk pembuatan proses instalasinya.”Hal ini, dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman hidroponik lebih cepat daripada tanaman umumnya,” pungkas Wahyudi yang menyatakan kesiapannya jika memberi pelatihan kepada ibu-ibu PKK Kabupaten Bireuen untuk bisa mengembangkan usaha tersebut.(Maimun Mirdaz).