Istri Bupati sampaikan Apresiasi Kepada Camat dan Geuchik Gampong

oleh -108 views

example banner

example banner

Bireuen (AD) –Katua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bireuen Hj Nurjannah Ali, SE.MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada lima Camat dan Geuchik Gampong yang telah mendorong dan mengizinkan ibu-ibu ketua PKK Gampong mengikuti bimtek yang dilaksanakan oleh Lembaga Peningkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Indonesia (Lapenkapi) Bireuen.

Ucapan apresiasi itu, disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen, ketika menutup kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Ketua PKK Gampong di Hotel Grand Nangroe, Senin (26/10) malam.

example banner

Sebelum kegiatan yang sama telah dibuka oleh Dr Dyah Idawati, MT di lokasi sama, Minggu pekan lalu. Hadir dalam penutupan event tersebut, Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si, Kepala BPMGPKB Kabupaten Bireuen, Mulyadi, SH, dan Direktur Lapenkapi Bireuen, Dr Cut Khairani, M.Si.

Selain itu lima camat yang hadir menyertai ibu-ibu PKK desa ke Banda Aceh, diantaranya Camat Kota Juang, Drs Jalaluddin, S.Sos, Camat Jangka, Alfian, S.Sos Camat Peudada, Drs Zamzami Camat Pandrah, Hasan Basri, S.Sos, dan Camat Samalanga, Mursyidi, SH

BACA..  Wali Kota Banda Aceh Akan Lanjutkan 'Pro Bergemilang" 2021

Menurut Hj Nurjannah Ali, tanpa izin Geuchik, mustatahil bagi ibu-ibu bisa berangkat ke Banda Aceh yang menghabiskan waktu sampai empat hari.”Hal ini, menunjukkan adanya saling pengertian antara bapak dan ibu untuk saling mendorong dalam mengembangkan wawasan, pengalaman dan ilmu pengetahuan, dalam upaya membangun gampong masing-masing,” ucap Ketua TP PKK Kabupaten Bireuen yang juga istri Bupati Bireuen.

Ketua TP PKK Kabupaten itu, berharap dengan keikutsertaan dalam bimtek angkatan pertama, ibu tim PKK gampong, untuk benar-benar menerapkan seluruh materi yang diperoleh dari bimtek tersebut, untuk menyampaikan kepada warganya. Termasuk, pengalaman lapangan untuk bisa belajar, bagaimana keberhasilan orang lain, untuk dijadikan contoh, untuk kelak bisa diterapkan di gampongnya masing-masing, tentu saja sesuai potensi yang ada di daerahnya masing-masing.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Hj Nurjannah Ali menyampaikan beberapa pesan kepada segenap jajaran tim penggerak PKK, para kader PKK, dan kader Jasa Wisma, yang pesan itu, menyangkut dalam melaksanakan tugas dan fungsi selaku unsur tim penggerak PKK.

BACA..  H Muhammad Thaib Lantik Sekda Definitif Aceh Utara

Selain itu, dirinya juga senantiasa dan rendah hati, mengingat rendah hati itu, adalah landasan yang kokoh dari semua kebajikan, dan juga jika ada kesalahan, maka kesalahan itu jangan dikatakan sebagai kewajaran, tetapi kesalahan hendaknya dijadikan sebagai pelajaran, serta, karya tidak akan terwujut tanpa bekerja, tetapi berkaryalah dengan cerdas, tangan yang trampil, dan hati yang luhur.

Serta pesan terakhir ia sampaikan, tingkatkan daya kreatifitas dan inovasi dalam pengembangan program PKK, yang tentu saja semua itu harus di capai melalui kerja, inisiatif dan ketekunan.

Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani yang menyempatkan hadir pada acara tersebut, untuk memberi motivasi kepada ibu-ibu PKK desa yang begitu bersemangat dan antusia mengaikuti seluruh kegiatan Bimtek.

Bupati berharap, ilmu yang diperolehnya hendaknya ditumbuh dan kembangkan dalam masyarakat di desanya masing-masing. Seperti dalam membudidayakan berbagai jenis sayur-sayuran dengan memanfaatkan media hidrosponik, yang tentu saja dapat dikembangkan di desanya masing-masing, mengingat kebutuhan dana yang tidak begitu besar, malah bisa memanfaatkan bambu dalam menampung air. “Hendaknya, para camat dan ibu Ketua PKK kecamatan untuk mendorong demi keberhasilan ibu-ibu PKK desa,” pinta Bupati Muzakkar.

BACA..  Ketua MPU Aceh Utara Peusijuek Kantor Bupati di Landeng

Dalam pelaksanan bimtek kali ini, juga ditayangkan video hasil orientasi lapangan di salah satu desa di Lampoeh Daya, Aceh Besar yang merupakan lokasi Hidroponik dan lokasi pengolahan ikan asin di Lhok Sedu, Leupung, Aceh Besar. Dalam pelaksanaan Bimtek itu, juga disinggung cara pembuatan sabun cuci maupun cara mengolah difeksitan, serta mengungkapkan tentang kesan, pesan maupun harapannya yang dalam pelaksanaan bimtek mendatang, bahkan sampai pelayanan panitia yang cukup baik. “Perlu kiranya dipikirkan agar kelak ibu-Ibu PKK bisa melaksanakan bimtek ke Bali atau Bandung,” celoteh peserta dalam testimony tersebut yang ditanggapi Bupati dan istrinya dengan senyam-senyum.(Maimun Mirdaz).