DPP Forkab Aceh Desak Plt Gubernur Evaluasi Kinerja SKPA

oleh -114 views

Banda Aceh (ADC)- Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Anak Bangsa (DPP- FORKAB) Aceh Polem Muda Ahmad Yani, mendesak Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengevaluasi kinerja para kepala Satuan Kerja Pemerintahan Aceh (SKPA).

Evaluasi  ini menurutnya, perlu dilakukan demi mewujudkan visi misi Aceh Hebat Irwandi-Nova pasca setahun lebih, terjadinya pelantikan kepala dinas.

Kegiatan evaluasi ini, merupakan hal yang lazim dalam dunia birokrasi disamping melaksanakan fungsi monitoring, juga untuk mengukur tingkat capaian program kerja masing-masing dinas.

Selain itu, juga untuk mencemati instansi mana yang pejabatnya berkategori nilai rapor A. Apakah perlu dipertahankan atau sebaliknya,” ungkap Polem Muda, Melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Minggu 26 Mei 2019.

Polem mengatakan, berdasarkan konteks tersebut, DPP Forkab Aceh akhirnya ikut melakukan penelusuran terhadap aspek kebijakan dan kajian strategis. Dimana kita masih menemukan adanya instansi yang tingkat pelayanan publiknya masih kurang baik dan masih minim terobosan.

“Sehiggga dikhawatirkan, pada tahun 2019 ini, akan berdampak pada rendahnya peningkatan serapan anggaran.”

Menurut Polem, pejabat seperti ini jika terus dipertahankan, maka dikhawatirkan akan menghambat kinerja Plt Gubernur Aceh dalam mewujudkan janji janji kampanye dahulu untuk suksesnya visi misi menuju Aceh Hebat.

BACA..  Penjaga Dozer Tewas Tertimbun Longsor di Bireuen

Semua itu, tinggal pada sikap pemberian dukungan masyarakat terhadap langkah yang di ambil Plt, untuk segera melakukan perombakan kabinet yang lebih professional,” ujarnya.

Sementara itu, analisis kajian Forkab, pemerintah juga sudah jauh hari melakukan evaluasi tahunan terhadap pencapaian kinerja para pejabat selama ini. Jadi tidak ada alasan untuk menunda perombakan kabinet. Bila itu dilakukan, maka serapan anggaran bisa lebih maksimal lagi kedepannya.

Ia juga menyebutkan, Aceh merupakan daerah yang memiliki otonomi khusus dan kewenangan, dengan uang yang melimpah pasca terwujudnya perdamaian antara GAM dan RI, pagu anggaran untuk Aceh mencapai puluhan triliun setiap tahunnya. Sehingga Aceh beda dari provinsi lainnya di Indonesia.

“Konteks inilah, yang membuat Aceh menjadi perhatian khusus nasional bahkan dunia internasional. Kemajuan Aceh selalu menarik dipantau dan menjadi daya tarik dunia luar,” kata Polem.

Lebih lanjut, Polem menambahkan, Plt Gubenur Aceh memiliki otoritas atau kewenangan maksimal dalam menjamin terealisasinya visi misi janji kampanye Irwandi-Nova menuju Aceh Hebat.

“Forkab dalam hal ini, akan konsisten mendukung sepenuhnya kebijakan pemerintah, bahkan sejak dari awal. Selanjutnya kita meminta Plt Gubernur Aceh, segera mengganti kepala SKPA yang kinerjanya rendah atau kurang baik. Untuk itu, Nova Iriansyah tidak perlu ragu segera menggantinya. Kemudian, pejabat yang kosong agar dapat diisi oleh pejabat yang memiliki track record dalam pemerintahan,” tutup Ketua umum DPP Forkab Aceh ini.  (Ahmad Fadil)