ALS Aceh Jaya Dapat Kepercayaan Kementerian Agama

oleh -104 views

BANDA ACEH- Sebuah Perusahaan Perseroan Terbatas asal Aceh Jaya, PT. Aceh Li

ntas Sumatera dipercayakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia untuk mengerjakan pembangunan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah Universitas Islam Negri Ar-Raniry Provinsi Aceh.

“Setelah kita lalui semua proses dan tahapan dalam pelelangan ( tender ) bersama beberapa perusahaan lainnya. Alhamdulillah kita terpilih dan diberikan kepercayaan untuk melakukan pembangunan ini”, ujar Direktur Utama PT. ALS, H. Yusdi, SE disaat mendampingi Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin pada acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah di lokasi pembangunan komplek UIN Ar-Raniry Rabu 26 April 2017.

Dikatakan H. Yusdi pembangunan gedung yang dikerjakan oleh perusahaannya itu merupakan sumber dana APBN SPSN tahun anggaran 2017 dengan nilai kontrak RP. 22 Milar lebih. H. Yusdi berjanji pihak perusahaannya akan menyelesaikan pekerjaan itu tepat waktu sesuai dengan masa kerja yang tertera dalam kontrak kerja.

BACA..  Bupati Bener Meriah Tinjau Pembangunan BMCC, Terima Kasih Pak Gubernur

“Ini suatu kepercayaan yang harus dijunjung tinggi, apalagi pembangunan yang dikerjakan adalah fasilitas pendidikan. Insya Allah akan kita selesaikan tepat waktu”, sebut H. Yusdi.

BACA..  Bupati Bener Meriah Tinjau Pembangunan BMCC, Terima Kasih Pak Gubernur

Sementara Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim dalam sambutannya menyampaikan, dengan adanya pembangunan Gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Syariah tersebut, ia berharap sektor pendidikan tingkat Perguruan Tinggi di Aceh agar semakin maju dan semakin terdepan.

BACA..  Bupati Bener Meriah Tinjau Pembangunan BMCC, Terima Kasih Pak Gubernur

Aceh merupakan sebuah Provinsi di Indonesia yang menerapkan Syariat Islam. Maka dari itu kemajuan sektor pendidikan Agama di Aceh merupakan prioritas pemerintah. Sebuah daerah yang menerapkan sistem pemerintah bersyariat Islam tentunya sistem ekonomi yang diterapkan harus sesuai prinsip syariah pula.

“Saya berharap gedung ini selesai tepat waktu, dan segera bisa dipergunakan”, harap Menteri Agama.[Relis].