Soal PT. Medco, Pemuda Aceh di Jakarta Ikut Bicara

oleh -153 views

JAKARTA (ADC)- Pemuda Aceh kelahiran Aceh Timur yang kini menetap di Jakarta, Teuku Azril (Foto) ikut bicara terkait beragam gejolak yang muncul pasca ladang gas Blok A Aceh Timur, Aceh, digarap PT. Medco E&P. Bukan sekedar bicara tapi dia juga mengecam.

“Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terkesan tidak mampu menuntaskan persoalan yang hingga sekarang tidak kunjung selesai,” sebut Teuku Azril dalam rilis pers yang diterima atjehdaily.id, Kamis, 25 Januari 2018.

Kata Azril, sikap PT. Medco E&P seperti acuh tak acuh terhadap kondisi di lingkungan perusahaan tersebut membuktikan bahwa pemerintah setempat tidak mampu mengatur kegiatan usaha yang digerakan investor luar.

“Pemkab Aceh Timur seharusnya berperan untuk mencarikan solusi dan menjamin tidak akan ada yang dirugikan terutama masyarakat,” nilai Azril.

Sambung Azril, perusahaan migas PT. Medco Energi juga diminta untuk tidak bermain ceroboh. Apalagi bila perusahaan Medco ingin membangun nilai ekonomis penting di Provinsi Aceh.

“Jangan kita terlalu jauh bicara Aceh. Persoalan Aceh Timur saja hingga sekarang belum ada solusi,” sebutnya.

BACA..  Kepala BPKS Harap Dukungan Pusat Tuntaskan Permasalahan Pembatasan

Pria muda yang sering kontroversi ini mengaku heran siapa sebenarnya yang tidak memahami persoalan, Pemerintah atau Medco yang melanggar aturan yang telah disepakati bersama.

“Pemimpin di Aceh Timur seolah tidak menghiraukan nasib rakyat nya,” nilai dia.

Sikap sama, kata dia juga dilakukan perusahaan Medco seperti sengaja memilih tidak peduli atas segala kritikan yang dialamatkan kepada mereka. Sebutnya, PT. Medco berpikir kritik sosial lambat laun akan hilang seiring berjalan waktu.

“Saya melihat Pemkab dan PT. Medco sama-sama tidak melihat sisi sosial yang ada di sana. Sungguh sangat prihatin Aceh Timur punya pemimpin seperti itu,” pungkasnya menyesali kondisi masyarakat sekarang.

 Terkait kecaman dan penilaian dari tokoh muda Aceh di Jakarta ini, redaksi atjehdaily.id belum berhasil melakukan konfirmasi baik kepada Pemerintah setempat maupun PT. Medco E&P sendiri.(R)