Milad GAM Ke 45, JASA Kota Langsa Minta Tidak Kibarkan Bulan Bintang

oleh -44 views
Milad GAM ke 45
Ketua JASA Kota Langsa, Bustami (tengah). Foto: Ist

Milad GAM ke 45, JASA Kota Langsa Minta Tidak Kibarkan Bulan Bintang

LANGSA (AD)-Milad GAM ke 45 yang jatuh pada tanggal 4 Desember 2021 kemungkinan besar akan dirayakan dengan aksi pengibaran bendera bulan bintang oleh sebagian mantan kombatan GAM. Namun JASA (Jaringan Anak Syuhada Aceh) Kota Langsa meminta anggotanya tidak melakukannya.

“Dalam rangka memperingati Milad GAM ke 45 yang jatuh pada 4 Desember 2021, kami menghimbau kepada seluruh para angotanya untuk mendoakan para pejuang syuhada yang telah gugur,” kata Ketua JASA Kota Langsa, Bustami, Rabu, 24 November 2021.

Pria yang akrab disapa Adoe itu mengajak para anak mantan kombatan GAM yang meninggal saat konflik untuk mengenang dan berdoa kepada orang tua mereka.

“Mari kita mengenang sejenak dalam momentum tersebut untuk bersama sama berdoa kepada orang tua kita yang telah gugur dan menyisipkan sedikit rejeki untuk disantunkan minimal 2 buku nasi untuk anak yatim yang kita sedekahkan pahalanya kepada orang tua kita,” ajak Bustami.

Bustami menambahkan, ajakan tersebut demi menghormati pengorbanan para pejuang syuhada dan sekaligus menjaga perdamaian di bumi Aceh yang sangat diharapkan banyak pihak.

“Demi menghormati para pejuang syuhada yang telah mendahului kita sekaligus menjaga perdamaian di bumi Atjeh yang sangat kita cintai, mari bersama kita mendoakan para pejuang syuhada,” kata Bustami mengajak.

Bustami melanjutkan, hal yang paling dikhawatirkan ialah ketika ada para pihak mencoba merusak perdamaian dengan menggunakan momentum milad GAM.

“Maka dari itu mari kita tidak termudah terprovokasi oleh kelompok kelompok yang mencederai perdamaian ini, dengan tidak membuat kegaduhan pada momentum milad GAM, dengan mengajak anggotanya tidak kibarkan bendera bulan bintang,” ujar Bustami berpesan.

Kepada masyarakat Aceh, Bustami mengajak untuk bersyukur atas nikmat damai dan kesempatan membangun  Aceh yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada rakyat Aceh.

“Kita syukuri bersama perdamaian ini memberi kesempatan kepada kita untuk membangun Aceh dengan cara yang lebih baik. Maka dari itu mari sama sama kita rawat perdamaian ini dengan sebaik baiknya,” pungkasnya. (ril)