Mantan Sekdis Bina Marga dan Cipta Karya Ditangkap Intelijen Kejagung

oleh -379 views

Banda Aceh (AD)- Tim Intelijen Kejaksaan Agung berhasil mengamankan DPO asal Kejaksaan Negeri Bener Meriah atas kasus tindak pidana korupsi Pembangunan dan Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Rumah Ibadah di Kabupaten Bener Meriah Tahun Anggaran 2013 dengan Nilai Anggaran 10 Miliar Rupiah.

“Penangkapan  DPO tersebut dilakukan di tempat kediaman terpidana di JL. Raya Ciamis Banjar KM 13. Warung Jeruk, Ciamis, Kabupaten Ciamis, Selasa 24 Mei 2022, sekira pukul 10.30 WIB,” ungkap Plt Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Aceh, Ali Rasab Lubis, S.H, Selasa 24 Mei 2022.

Adapun identitas DPO yang ditangkap tesebut adalah, AMI ARISTONI, S.TP, M.Si, Mantan Sekretaris Dinas Bina Marga dan Cipta Karya Kabupaten Bener Meriah.

Terkait penangkapan DPO ini, Ali Rasab menjelaskan, Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 459 K/Pid.Sus/2018 tanggal 24 September 2018 menyatakan terdakwa AMI ARISTONI.,S.TP.,M.Si telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Korupsi secara bersama-sama yang merugikan keuangan negara sebesar Rp. 754.000.000,- (tujuh ratus lima puluh empat juta rupiah) dan menjatuhkan pidana kepada Terdakwa dengan pidana penjara selama 1 (satu) tahun dan denda sebesar Rp. 50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

“Sejak dikeluarkannya putusan MA tersebut, terpidana Ami Aristoni, S.TP., M.Si, telah dipanggil secara patut untuk melaksanakan putusan tersebut namun terpidana tidak mengindahkannya, malah sebaliknya terpidana melarikan diri sehingga terpidana masuk menjadi daftar DPO Kejaksaan Tinggi Aceh sesuai dengan surat permohonan bantuan pencarian penangkapan DPO Kejaksaan Negeri Bener Meriah an terpidana Nomor: R.C17/L1.30/Fu.1/07/2020 tanggal 20 Juli 2020,” jelas Ali Rasab.

Selain itu, ia juga menyebutkan, penangkapan terpidana AMI ARISTONI.,S.TP.,M.Si. tersebut dilakukan tim intelijen Kejaksaan Agung RI setelah lama memantau keberadaan terpidana dan setelah diketahui terpidana tersebut adalah terpidana sebagaimana yang termasuk dalam daftar DPO asal Kejaksaan Negeri Bener Meriah, lalu tim Intelijen Kejaksaan Agung RI melakukan penangkapan.

“Saat ini terpidana diamankan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan untuk selanjutnya besok pagi akan dibawa ke Aceh untuk melaksanakan putusan MA tersebut,” tutup Ali Rasab. (*)