Pemuda Aceh Ini Samakan Kaum Anti Maulid Dengan Dajjal, Kenapa?

oleh -74 views

Jakarta (ADC)-Siapa tak kenal T Asril. Pemuda Aceh yang kini menetap di Jakarta. Bukan Azril namanya, kalau tidak membuat pernyataan menantang. Berikut pandangan dia terhadap penganut paham.anti maulid Nabi Muhammad SAW;

Perayaan Maulid Nabi telah diperdebatkan banyak pihak dari berbagai unsur,  namun syukur, Aceh masih setia dengan tradisi itu.

“Saya berkeputusan untuk bertanya. Apakah yang anti Maulid Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wassalam. adalah pengikut Dajjal?,” gugat Azril memulai pembicaraan.

Karena Dajjal sangat memusuhi Rasulullah, jarang yang berpendapat bahwa selama perayaan maulid tidak menyimpang dengan  tauhid, aqidah, dan segala aturan Islam. “Maka tidak ada yang salah dengan maulid,” nilai Azril..

Lanjutnya, justru setelah memperdebatkan maulid Nabi, akhirnya yang dulu bersitegang berakhir dengan makan makan juga.

“Ketika disaksikan selesai debatnya dengan ujung-ujungnya makan “Bu Molod” juga,” sindir dia..

Azril mengakui, telah menyaksikan banyak peristiwa ketika perayaan Maulid Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wassalam. Baik pergelaran tingkat lokal Nasional dan Internasional.

“Di sana mereka yang merayakan maulid bershalawat untuk Rasulullah. Saling bersilaturrahim untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah,” kisah Azril.

Di Aceh sambung dia, memiliki tradisi pada bulan Rabiul Awal lazimnya akan diadakannya Dakwah Islam. Dimana da’i yang diundang kebanyakan menceritakan kisah perjuangan Rasulullah.

“Apakah salah menceritakan tentang kehidupan Rasulullah?,” katanya.

Untuk itu, menurut dia, dengan merayakan Maulid Nabi pertanda mengakui dan percaya pada 12 Rabiul Awal telah lahir seorang manusia maha mulia di muka bumi, yakni Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wassalam yang lahir dari rahim Siti Aminah,” ujar dia.

“Aneh degan sikap orang-orang yang tidak menyukai Maulid Nabi, andaikan mereka tahu dengan wanita-wanita betapa bahagia tiada tara dengan datangnya bulan Rabiul Awal,” sambung dia.

Azril mengisahkan, wanita sadar kehadiran mereka ke dunia hingga detik ini karena perjuangan Rasulullah.

“Mereka telah menyiapkan segalanya untuk menyambut bulan lahirnya Rasululllah. Maka tidak sah dua kalimah syahadat apabila tidak mengakui bahwa Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi Wassalam adalah utusan Allah. Maka tidak ada yang salah dengan perayaan Maulid Nabi. pertanda mengakui Rasulullah,” ujarnya mengaskan.

“Maka saya ingin bertanya apakah yang anti Maulid Nabi ialah pengikut Dajjal”,” demikian pungkas Azril. (r)