Yalsa Boutique Luncurkan Busana Muslim Terbaru Aceh

oleh -778 views

example banner

Laporan | Ahmad Fadil 

Banda Aceh (AD)- Spektakuler..! Begitulah rangkaian kegiatan Expression of Style by Yalsa Boutique. Peluncuran produk fashion terbaru dari Aceh itu berlangsung megah dan meriah. Dua artis nasional yaitu Cakra Khan dan Eri Suzan turut memeriahkan acara tersebut.

Kemeriahan kegiatan Expression of Style by Yalsa Boutique ini tidak hanya diisi oleh dua penyanyi nasional saja, namun turut juga dimeriahkan oleh artis Aceh, Rialdoni, GLXI, Sanggar Nurul Alam dan Sanggar Cit Ka Geunta.

Tampilan panggung, perpaduan lighting, serta tata letak LED, memberikan kesan menawan dari atraksi event tersebut. Begitulah suasana peluncuran busana muslim brand lokal Yalsa Boutique di Banda Aceh, Sabtu 23 Januari 2021.

BACA..  Usman Lamreung: Qanun Tata Niaga Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Kemiskinan di Aceh

Peluncuran busana muslim Yalsa Boutique dengan brand Yalsa milik pasangan suami istri Safrizal dan Siti Hilmi Amirulloh tersebut, turut dihadiri oleh Ketua Dekranasda Banda Aceh Hj Nurmiati AR.

Siti Hilmi Amirulloh mengatakan, peluncuran busana muslim dengan brand atau merek Yalsa untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap buatan dalam negeri.

example banner

“Cintailah produk sendiri. Junjung karya anak bangsa. Kami akan terus melahirkan karya terbaik anak bangsa guna mendukung krcintaan terhadap produk dalam negeri,” kata Siti Hilmi Amirulloh.

Sementara itu, Safrizal mengaku optimis dengan busana muslim brand Yalsa diterima pasar. Dukungan jaringan pasar Yalsa Boutique tidak hanya di Aceh tetapi juga di sejumlah daerah di Indonesia.

BACA..  Mahirah Muamalah Kembali Raih WTP, Aminullah Usman Ucapkan Selamat

“Kami ingin menunjukkan busana muslim produk lokal Aceh mampu menembus pasar nasional. Dengan peluncuran ini, saya bangga bisa memberikan inovasi produk ekonomi kreatif dari tanah kelahiran saya sendiri,” ujar Safrizal.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banda Aceh Hj Nurmiati AR mengatakan, kehadiran busana muslim dengan merek lokal menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh.

“Tidak mudah melahirkan suatu produk apalagi bersaing di tingkat nasional. Maka dari itu, perlu dukungan dari masyarakat Aceh atas lahirnya produk lokal ini,” kata Hj Nurmiati AR.

Selain itu, Ketua Dekranasda Kota Banda Aceh ini juga menyebutkan, Aceh merupakan provinsi yang menerapkan syariat Islam. Oleh karena itu, pelaku usaha pakaian di Aceh harus mampu bersaing dan menjadikan Bumi Serambi Mekkah sebagai kiblat tren busana muslim di Indonesia.

BACA..  Usman Lamreung: Qanun Tata Niaga Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Kemiskinan di Aceh

Melahirkan sebuah nama produk memang sulit, namun mempertahankan eksistensi nama produk tersebut jauh lebih sulit. Yalsa Boutique selaku pemilik merek busana muslim Yalsa harus mampu mempertahankannya.

Jika pun ada kritikan, jangan hal itu dijadikan suatu hal menyudutkan, melainkan sebuah motivasi agar Yalsa Boutique terus bangkit dan bersaing dengan mereka-mereka busana muslim lainnya.

“Dengan hadirnya produk merek lokal Aceh ini, maka diharapkan mampu mengharumkan nama Aceh nantinya dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Aceh,” pungkasnya. (*)