Tiga Hari Libur, Vaksinasi Massal Kembali Lanjut di Aceh

oleh -10 views
Tiga Hari Libur
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, S.STP, MM. Foto: Ist

Tiga Hari Libur, Vaksinasi Massal Kembali Lanjut di Aceh

BANDA ACEH (AD)– Setelah tiga hari diliburkan, vaksinasi massal covid-19 yang digelar Pemerintah Aceh kembali dilanjutkan. “Sebanyak 1.411 orang divaksin. Alhamdulillah secara total 44.609 orang telah disuntik vaksin,” kata Ketua Bidang Komunikasi Satgas Covid-19 Pemerintah Aceh, Muhammad Iswanto, dalam keterangannya di Banda Aceh, Kamis (22/07/2021).

Iswanto mengatakan, para vaksinator kembali bekerja pada hari raya ketiga. Untuk itu, atas nama Satgas Covid-19 Aceh, Iswanto berterimakasih kepada para vaksinator yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat Aceh.

Sementara itu, Koordinator vaksinasi massal Pemerintah Aceh yang juga Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, mengatakan 762 dari 1.411 adalah masyarakat yang disuntik dosis pertama. “Sebanyak 649 masyarakat disuntik dosis dua, dan 20 lainnya adalah mereka yang tertunda suntik dosis pertama beberapa hari lalu,” kata dr. Iman.

Dr. Iman mengatakan, dalam dua tahapan vaksinasi massal yang digelar di Gedung Banda Aceh Convention Hall, sebanyak 36.656 orang disuntik dalam pelaksanaan vaksinasi massal tahap ke dua. Sementara sisanya merupakan mereka yang disuntik pada vaksinasi massal tahap pertama. “Total keseluruhan adalah 44.609,” kata dia.

Seperti diketahui, hari terakhir vaksinasi sebelum libur tiga hari adalah Sabtu, 17 Juli 2021.

Muhammad mengaku sudah lama mendapat kabar tentang adanya pelaksanaan vaksinasi di gedung BACH. Namun ia memutuskan untuk datang pada hari ini, Sabtu (17/07/2021) karena kebetulan ia sedang memiliki waktu kosong.

Ia mengaku senang, tepat pada hari ia melakukan vaksin tersebut antrian tidak terlalu ramai, sehingga tidak perlu khawatir terjadinya penularan virus corona dari klaster vaksinasi. Selain itu, prosesnya juga tidak memakan waktu yang lama.

“Semoga dengan vaksin ini bisa melindungi diri dan orang sekitar,” kata Muhammad, yang berprofesi sebagai guru itu.

Sementara itu, Mirza, masyarakat gampong Lambhuk yang menjadi salah satu peserta vaksinasi lainnya juga merasa bersyukur layanan vaksinasi sudah mulai dibuka untuk masyarakat umum dan digelar secara massal. Ia berharap capaian vaksinasi di Aceh dapat segera memenuhi target.

“Ayo semua vaksin, biar kita bisa hidup seperti dulu lagi dan biar bebas kemana aja,” kata Mirza. [rp]