Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Jalan Pulau Tiga Kampung Kaloy Kembali Rusak

oleh -89 views
Salah satu titik ruas jalan Palau Tiga yang sudah terjadi kerusakan, kondisi tersebut terjasi hampir disepanjang badan jalan yang diaspal akhir tahun 2018 itu, kondisi tersebut diduga kuat akibat pengerjaan tidak sesuai standar. Foto: Zainal.

Aceh Tamiang (ADC) Badan Jalan Lintas Pulau tiga Kaloy Kecamatan Tamiang, Kabupaten Tamiang, kini dalam kondisi rusak berat. Padahal jalan ini belum terlalu lama usai dilakukan pengaspalan.

Saat ini badan jalan sepanjang 2,4 Kilo meter itu, mulai hancur disejumlah bagian, Akibatnya warga yang melintas sangat khawatir dengan kondisi tersebut.

Media atjehdaily.id yang melakukan investigasi ke lokasi, berhasil merekam beberapa ruas jalan yang kondisinya dalam keadaan rusak parah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, jalan yang diduga dikerjakan tidak sesuai spek itu, merupakan proyek Dinas PUPR Provinsi Aceh, tahun anggaran 2018. Pengerjaan dilakukan oleh rekanan atas nama PT. SJT dengan nilai pagu anggaran Rp 4,6 Milyar bersumber dari dana otsus tahun 2018.

BACA..  Polda Aceh Amankan 100 Kilogram Sabu Jaringan Internasional

Pengerjaan jalan tersebut dikabarkan diselesai pada Desember 2018, namun sejak dua bulan terakhir kondisi badan jalan dimaksud sudah mulai hancur.

Keuchik Gampong Kaloy, Rudiansyah, yang ditemui media ini dilokasi, Sabtu 22 Juni 2019, menyebutkan kondisi kerusakan yang terjadi pada badan jalan Pulau Tiga itu sangat tidak wajar. Karena usia jalan yang masih sangat baru dan aktifitas kendaraan yang melintas juga tidak terlalu tinggi, namun kerusakan sudah terjadi dihampir sebagian besar badan jalan.

BACA..  DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh Untuk Perbaiki Tata Kelola Pemerintahan

Oleh sebab itu, warga menduga kuat pengerjaan pengaspalan jalan tersebut ada sesuatu yang tidak beres. Maka dengan demikian Rudiansyah berharap kepada pihak terkait untuk dapat turun tangan dalam persoalan tersebut sebelum mengalami kerugian masyarakat yang lebih besar.

“Kami sangat berharap persoalan ini dapat segera ditangani oleh pihak terkait, supaya tingkat kerugian masyarakat saya tidak terus bertambah dan membesar,” demikian harap Rudiansyah.

Masih di tempat yang sama, kondisi jalan tersebut sangat mengkhawatirkan para masyarakat setempat dan pengguna jalan itu, mengapa tidak badan jalan yang kini hampir 50 persen sudah mengalami kerusakan, kerap mengancam pengguna jalan, terutama saat malam hari tiba.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

” Kerusakannya kan berupa hancur badan jalan, sehingga sangat mudah untuk pengguna terjatuh, seharusnya kondisi ini tidak dibiarkan demikian,” ujar salah seorang pengguna jalan yang melintasi kawasan jalan tersebut.

Terkait dengan keluhan masyarakat pengguna jalan Pulau Tiga dan Kondisi kualitas pengerjaan badan jalan tersebut, belum mendapat tanggapan dari pihak dinas PUPR Provinsi Aceh, hingga berita ini dipublis. (Tim)