Gubernur Aceh ke-14 Meninggal Dunia Diserang Covid-19

oleh -39 views
Gubernur Aceh
Alm. Syamsuddin Mahmud

BANDA ACEH (AD) – Gubernur Aceh ke-14 Prof. Dr. H. Syamsudin Mahmud M.Si meninggal dunia di Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, Sabtu 22 Mei 2021, hari ini. Innalillahi wainnailaihi raji’un, Pemerintah Aceh pun menyampaikan duka cita mendalam.

BACA..  Prajurit Kodim 0103/Aceh Utara Laksanakan Tes Urine

“Innalillahi wainnailaihi raji’un. Atas nama pribadi, keluarga, pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh kami menyampaikan duka mendalam,” kata Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam keterangan yang disampaikan melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, di Banda Aceh, Sabtu, 22 Mei 2021. Nova berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

BACA..  Pemerintah Kota Sabang Apresiasi Kodim 0112/Sabang

Gubernur Aceh itu mengatakan, almarhum Syamsudin Mahmud adalah tokoh Aceh yang sangat besar jasanya dalam membangun Serambi Makkah. “Karena itu, meninggalnya beliau menjadi suatu kehilangan besar bagi masyarakat Aceh.”

BACA..  LPPNRI Soroti Lampu Penerangan Jalan di Aceh Besar

Tak lupa, Nova mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menyampaikan doa kepada almarhum. “Mari sama-sama kita mengirimkan doa, insya Allah almarhum mendapatkan balasan syurga dari Allah,” kata Nova.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh, dr Isra Firmansyah SpA, mengatakan, almarhum akan dishalatkan pada jam 12.00 siang ini, di halaman parkir belakang RSUDZA dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut keterangan salah seorang keluarga, Almarhum akan dimakamkan di Beureunuen, Pidie dan langsung diberangkatkan ke pemakaman sejenak usai prosesi penglepasan dari RSUDZA Banda Aceh.

Prof. Dr. H. Syamsudin Mahmud, M.Si adalah Gubernur Aceh periode 1993 – 2000. Beliau diangkat sebagai Gubernur Aceh menggantikan pendahulunya Ibrahim Hasan.

Situs wikipedia.org melansir, Prof. Dr. H. Syamsudin Mahmud, M.Si, lahir di Buket RumiyaAceh24 April 1934. Posisi dia sebagai gubernur digantikan oleh Ir. H. Abdullah Puteh, M.Si (lahir di Meunasah Arun, Aceh Timur4 Juli 1948)

Dari catatan situs tersebut, dosen FE-USK Darussalam-Banda Aceh itu meninggal dalam usia 87 tahun.  Gubernur Aceh periode 1993 – 2000 itu merupakan salah satu tokoh yang berasal dari Kecamatan Idi TunongKabupaten Aceh Timur. Putra Aceh berdarah Pidie itu meninggal di RSUDZA Banda Aceh pada 22 Mei 2021 karena Positif Covid-19 di usia 87 tahun.(rp)