Sungguh Tega!! Ayah Tiri Perkosa Dua Anaknya di Aceh Besar

oleh -183 views
example banner

example banner

Laporan | Ahmad Fadil

Banda Aceh (AD)- Sungguh tega!! Seorang ayah tiri Mus (43) berprofesi sebagai kuli bangunan tega memperkosa dua anaknya yang sedang tidur terlelap di dalam kamar.

Kejadian pemerkosaan ini terjadi di salah satu Gampong dalam Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu 21 Februari 2021.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, SIK melalui Kasatreskrim AKP M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, kejadian yang tercela itu terjadi disaat isteri dari tersangka tidak berada di rumah.

“Korban sebut saja Melati (12) dan Mawar (10) sedang berada di kamarnya dalam waktu yang berbeda, tiba-tiba tersangka masuk kedalam kamar melakukan pemerkosaan terhadap kedua korban tersebut dibawah ancaman akan dibunuh jika memberitahukan pada ibunya,” ujar Kasatreskrim, Selasa 23 Februari 2021.

Kemudian, lanjut AKP Ryan, kedua korban yang merasa risih atas perlakuan ayah tirinya itu melaporkan kepada ibunya sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Banda Aceh, Minggu malam.

“Atas dasar laporan ibu korban sesuai dengan LPB/ 76 / II / YAN. 2.5 / 2021 / SPKT, tanggal 22 Februari 2021, kami menindak lanjuti dengan melakukan rapat terbatas dengan personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak,” sebut AKP Ryan.

Sementara itu, Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, S.Trk menjelaskan, setelah melakukan pemeriksaan saksi, kami melakukan koordinasi dengan personel Polsek Ingin Jaya untuk menangkap tersangka.

“Alhamdulillah, tersangka berhasil diamankan oleh Personel Polsek Ingin Jaya dan turut dibantu oleh warga setempat, Senin dini hari 22 Februari 2021 di rumahnya. Kemudian tersangka dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk dilakukan pemeriksaan di ruang PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh,” jelas Kanit PPA.

Selain melakukan pemerkosaan, tersangka juga melakukan pengancaman terhadap kedua korban.

“Mereka akan dibunuh jika memberitahukan kepada ibunya apa yang telah dilakukan oleh sang ayah tiri tersebut. Bahkan perbuatan ini sudah berulang kali sejak tahun 2020 silam, namun baru saat ini korban memberitahukan kepada ibunya,” ungkap Ipda Puti.

Saat ini, kedua korban tetap kami lakukan konseling dengan psikiater guna menyembuhkan rasa trauma yang dialaminya.

Tersangka saat ini mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh guna mempertanggung jawabkan perbuatanya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 50 Jo 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

# Kasatreskrim Polresta Banda Aceh berikan imbauan kepada masyarakat

Menyikapi maraknya kejadian pemerkosaan dan pencabulan anak dibawah umur, maka kasatreskrim Polresta Banda Aceh AKP M Ryan Citra Yudha, SIK mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu mengawasi anak- anaknya dimanapun mereka berada.

Berikan perhatian khusus kepada mereka, apalagi jika anak masih di bawah umur yang masih membutuhkan perhatian dan pengawasan ekstra dari orang tua.

“Jangan mudah percaya dengan orang, bahkan orang dekat sekalipun seperti contoh kasus yang terakhir ini, seharusnya orang tua melindungi anak-anaknya, malah terjadi hal-hal yang tidak senonoh terhadap mereka, walaupun anak tersebut bukan darah dagingnya sendiri,” imbau AKP Ryan. (*)