Kejari Sabang Eksekusi Oknum ASN

oleh -174 views
example banner

example banner

Laporan | Jalaluddin Zky

Sabang (AD) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang mengeksekusi oknum Aparatus Sipil Negara (ASN) atas nama Syafrizal alias Ucok bin Saman Silalahi (38), warga Gampong Balohan, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Provinsi Aceh, Selasa (13/02/21) di halaman Masjid Agung Babussalam, Kota Sabang.

Syafrizal dicambuk atas pelanggaran hukum Syariat Islam maisir melakukan permainan judi online jenis Tato Gelap (Togel) dan permainan judi lainnya. Yang bersangkutan harus menerima hukuman cambuk didepan umum, sebanyak 20 kali pukulan oleh Algojo dari Dinas Syariat Islam.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sabang Choirun Parpat, SH, MH kepada awak media mengatakan, dasar pelaksanaan Uqubat Cambuk sesuai Keputusan Mahkamah Syar’i yah Sabang Nomor. 1/JN/2021/MS.SAB tanggal 08 Februari 2021, pelaku telah melanggar Pasal 19 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 Tentang Hukuman Jinayat.

Kemudian surat perintah pelaksanaan putusan pengadilan (P-18 Qanun) Kepala.Kejaksaan Negeri Sabang Nomor. Print-53/L.1.16/EKU.3/02/2021 tanggal 17 Februari 2021 memerintahkan 2 orang Jaksa yakni Muhammad Rizza, SH dan Fickry Abrar, SH untuk mengeksekusi hukum cambuk bagi pelaku., kata Kajari Choirun Parapat, SH, MH.

Choirun Parapat SH, MH menjelaskan, pelaksanaan hukuman cambuk tersebut dilakukan secara protokol kesehatan dan masyarakat tidak diperbolehkan menonton, mengingat pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19.

Kejari selaku eksekutor mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Kapolres Sabang, Dandim 0112/Sabang dan seluruh instansi lainnya yang telah mendukung kegiatan ini sehingga, pelaksanaan hukum cambuk hari ini berjalan dengan sukses dan lancar.

Dan yang lebih penting adalah, bagaimana kiranya masyarakat dapat menyadari bahwa di Aceh.ini, selain ada hukuman kurungan bagi pelanggar Syariat Islam dan ada tambahan lainnya yaitu hukuman cambuk didepan umum, dengan melibatkan seluruh pihak terkait., jelas Choirun Parapat, SH, MH.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Drs Zakaria, MM, yang mewakili Walikota Kota Sabang, menyampaikan terima kasih kepada Kajari Sabang yang telah melaksanakan tugas negara yang diembannya,

Sesungguh kata Sekda, pelaksanaan hukuman Uqubat Cambuk tidak perlu terjadi di provinsi yang telah diberlakukan Syariat Islam ini, karena hadir Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 sebenarnya bukan untuk menghukum orang sebanyak-banyaknya tetapi untuk menyadarkan kita semua agar tidak melakukan pelanggaran Syariat Islam di bumi Aceh.

“Kita harapkan pelaksanaan hukuman uqubat cambuk seperti ini kiranya yang terakhir kali dilaksanakan, karena Aceh telah diberlakukan Qanun Nomor.6 tahun 2014 tentang Syariat Islam maka, siapa pun yang melanggarnya tentu akan berhadapan dengan hukum pidana dan uqubat cambuk”, kata Sekda.

Saat ditanya tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat dengan pelanggar dimaksud Sekda menegaskan, jika pelanggar itu ASN maka akan ada resiko sesuai aturan yang berlaku. Pasalnya, tambah Sekda, hukum tidak memandang bulu dan golongan maka, siapa pun dia yang melanggar resikonya ada”, tegas Sekda.

Pada kesempatan yang sama Kapolres Sabang AKBP Muhammadun, SH menghimbau kepada masyarakat Kota Sabang, agar menjauhi segala bentuk perbuatan kejahatan yang melanggar hukum dan Syariat Islam, karena hukum akan menjerat siapa pun yang berbuat jahat dan melanggar Syariat Islam.

“Kita harapkan apa yang terjadi hari ini kiranya dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih taat kepada hukum dan taqwa kepada Allah SWT, karena hukum itu akan menjerat siapa pun yang melakukan kejahatan dan melanggar Syariat Islam. Untuk hormati lah hukum dan Syariat Islam yang diberlakukan di bumi Aceh ini”, harap Kapolres.

Dalam pelaksanaan hukuman cambuk juga dihadiri Walikota Sabang yang diwakili Sekda, Drs Zakaria, MM, Asisten I Andre Norman, Kapolres Sabang AKBP Muhammadun, SH, Kadis Syariat Islam Drs Marwan, Kasatpol PP dan WH Irfani, S.Sos, Palaksa Lanal Sabang Letkol Bambang Sulistyo,SH,MH, Kafasharkan diwakili Letkol Laut Aulia, Kadispers Lanud MUS Kapten Basuki, Palaksa Lanudal Mayor (T) Riyanto dan Komandan 0112/Sabang diwakili Lettu Inf Jamiruddin dan Ketua MPU Kota Sabang Tgk Yakob Saleh, SH.(*).