Update Terbaru: Densus 88 Amankan Lima Terduga Teroris di Aceh

oleh -228 views

example banner

Laporan | Ahmad Fadil 

Banda Aceh (AD)- Terkait pengungkapan teroris di Aceh, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror telah mengamankan 5 (lima) orang terduga teroris.

Dari kelima terduga teroris itu, dua terduga telah diamankan di Blang Bintang, Aceh Besar pada Rabu 20 Januari 2021 sekira pukul 19.45 WIB. Pada hari Kamis 21 Januari 2021 sekira pukul 10.00 WIB, petugas berhasil mengamankan satu terduga teroris di Ulee Kareng, Banda Aceh. Kemudian, pada hari yang sama sekira pukul 20.00 WIB, dua terduga teroris lagi berhasil diamankan di Langsa.

“Penangkapan terduga teroris tersebut, berlangsung di empat lokasi terpisah,” kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, S. H., S. I. K., M. Si dalam siaran persnya kepada media ini, Sabtu 23 Januari 2021.

BACA..  Usman Lamreung: Qanun Tata Niaga Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Kemiskinan di Aceh

Kabid Humas menjelaskan, pada hari Rabu sekira pukul 19.45 WIB tempat pertama terduga teroris itu diamankan berada di Jalan Blang Bintang- Krueng Raya, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Densus 88 Anti Teror berhasil mengamankan RA (41) warga Langsa Kota, dan SA alias S (30) warga Banda Baro, Aceh Utara.

“Pada hari Kamis sekira pukul 10.00 WIB di Pasar Simpang Tujuh Ulee Kareng, petugas Densus 88 berhasil mengamankan terduga teroris berinisial UM alias AZ alias TA (35). Sekitar pukul 20.00 WIB, Densus 88 kembali berhasil mengamankan SJ alias AF (40) warga Gampong Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, dan MY (46) diamankan di Birem Puntong, Kecamatan Langsa Baro, Kita Langsa,” ungkap Kombes Pol Winardy.

example banner

BACA..  Usman Lamreung: Qanun Tata Niaga Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Kemiskinan di Aceh

Kelima terduga teroris ini, sebut Kabid Humas, diduga terlibat dalam jaringan Bom Polrestabes Medan, juga terlibat dalam pembuatan Bom jaringan teroris yang ditangkap di wilayah Riau. Selain itu, mereka juga berencana membuat Bom yang akan digunakan untuk aksi teror di wilayah Aceh, serta berencana berangkat ke Afghanistan untuk bergabung dengan kelompok Daulay ISIS.

“Adapun barang bukti yang berhasil diamankan saat dilakukan penangkapan, dari lima terduga teroris ini adalah : Beberapa Bahan Pembuat Bom yaitu Satu Kilogram Pupuk Kalium Nitrat, 250 Gram The Organik Stop Actived Charcoal (Bubuk Arang Aktif), Satu Botol (2000) Pcs Peluru Gotri Silver Cosmos 6mm, Beberapa Potongan Pipa Besi sebagai alat pembuatan dan isi Bom, serta beberapa dokumen yakni Buku Catatan sebagai penyampaian pesan yang berisikan ancaman terhadap TNI/Polri, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh,” rinci Kabid Humas Polda Aceh ini.

BACA..  Usman Lamreung: Qanun Tata Niaga Salah Satu Solusi Terbaik Atasi Kemiskinan di Aceh

Petugas Densus 88 juga menemukan Paspor milik terduga teroris, juga ditemukan untuk melaksanakan Hijrah ke Khurasan Afghanistan, beberapa buku kajian ISIS dan Tauhid, serta Compact Disk dan Flash Disk.

Densus 88 berhasil mengamankan tiga buah Handphone Android serta tiga buah Handphone biasa berbagai merk yang digunakan terduga teroris untuk berkomunikasi dengan jaringan dan kelompok teror, termasuk alat-alat idad (Latihan Fisik Persiapan Aksi Teror) berupa Samsak Tinju, Besi dan Busur Panah serta Beberapa Barbel Besi.

“Para terduga teroris tersebut, saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Polda Aceh, dan selanjutnya akan dibawa ke Mabes Polri Jakarta,” tutup Kombes Pol Winardy.  (*)