Ketua HIPMI Aceh Dimosi Tak Percaya

oleh -120 views

Banda Aceh (ADC) — Pernyataan mosi tidak percaya terhadap BPD HIPMI Aceh ini merupakan suatu hal yang sudah lama terpendam, hanya kebetulan memuncaknya sekarang. Dan menariknya, gagasan ini lahir ketika beberapa BPC melakukan silaturahmi, semua BPC dari 9 (sembilan) semua memendam persoalan tersendiri. 

Penegasan ini disampaikan  ketua umum BPC HIPMI Aceh Selatan, Hadi Surya STP MT mewakili 9 BPC Hipmi Se-Aceh melalui rilis pers, Senin (22/01/2018).

BACA..  Semua Fraksi Terima, LPJ Nova Iriansyah Berjalan Lancar

“Dari hal tersebut kami menyimpulkan 9 poin yang kami jadikan alasan lahirnya mosi tak percaya terhadap ketua HIPMI Aceh,” ujar Hadi.

Menurut Hadi,  masa kepengurusan nya sudah selesai, sudah memasuki masa tambahan 3 bulan sampai akhir febuari 2018 pun sampai sekarang belum ada kejelasan kapan musda bisa terselenggara.

“Kami menilai, baiknya Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI di Jakarta segera membentuk Karateker untuk persiapan musda HIPMI Aceh agar bisa melahirkan pemimpin HIPMI Aceh kedepan lebih baik dan dengan cara yang baik pula,” tegasnya.

BACA..  Gowes Bersama Aminullah Diikuti 6000 Peserta

Hadi juga mengatakan, terkait poin pengguguran bakal caketum yang dilakukan oleh BPD HIPMI Aceh, proses nya sangat sarat kepentingan dan tidak fair.

“Kami menilai, pemimpin yang baik itu hanya lahir dengan cara-cara yang baik bukan dengan kecurangan dan pembentukan opini miring. Sebaiknya buka saja kran calon ketum sebanyak-banyaknya. Toh di HIPMI sudah diatur sistim demokrasi yang baik, kedaulatan suara itu kan ada pada masing masing BPC, biarlah BPC yang memilih pemimpin yang berkualitas untuk HIPMI Aceh ke depan bukan dengan pencegalan, apalagi dalam sanubari kader HIPMI sudah terpatri selogan “bersaing untuk bersanding” makanya kami menyesalkan upaya pencegalan yang sedang dilakukan,” tandasnya. [*]