Dr.hc M. Rotuah Ketua FSPTI-SPSI Aceh Tamiang

oleh -104 views

Dr.hc M. Rotuah Ketua FSPTI-SPSI Aceh Tamiang

KUALASIMPANG (AD) – Dr.hc Muhammad Rotuah ketua Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia (FSPTI) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Hasil Musyawarah Luar Biasa (Muslub) secara aklamasi pada tanggal 29 September 2021 lalu.

Meski begitu; hasil Muslub tersebut mendapat protes keras dari ketua FSPTI SPSI lama, Kamal Faisal kepada Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FSPTI SPSI Tingkat I Provinsi Aceh. Dan kubu Faisal menganggap Muslub tersebut tidak sah.

Prahara pro dan kontra keabsahan terus berkumandang menyelimuti tubuh FSPTI SPSI tanah Bumi Muda Sedia—julukan Kabupaten Aceh Tamiang.

DPD FSPTI SPSI Tingkat I provinsi Aceh mengamini Muslub yang di gelar September 2021 lalu itu, hasilnya floor secara aklamasi menetapkan Dr.hc M. Rotuah sebagai ketua yang sah.

Keabsahan tersebut dibuktikan dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Nomor 10 /A/DPD/FSPTI- KSPSI/X 2021 oleh DPD FSPTI SPSI Tingkat I Provinsi Aceh, Selasa, 19 Oktober 2021 yang ditanda tangani Anas M. Daud. Periode 2021-2025.

Ketua terpilih, Rotuah, menyatakan bahwa; sejak dikeluarkannya SK oleh DPD FSPTI SPSI Tingkat I Provinsi Aceh. FSPTI SPSI Aceh Tamiang mutlak dibawah kepimpinan dirinya.

“Kepemimpinan yang lama dibawah Pimpinan Kamal Faisal beserta pengikutnya, sudah tidak berlaku lagi,” tegas Rotuah.

Begitupun Rotuah berjanji akan merangkul pengurus lama, disamping akan merubah administrasi kepengurusan DPC FSPTI- KSPTI dengan lebih baik lagi, juga membangun FSPTI SPSI Aceh Tamiang yang maju dan berkembang serta membangkitkan gairan kebersamaan.

Saat ditanya persoalan yang lama, Rotuah menegaskan, kalau dirinya melakukan Muslub tersebut ingin merubah dan memperbaiki sistim yang selama ini dijalankan secara dokmatis.

Selain itu juga Anas M. Daud mengakui adanya protes keras terhadap hasil Muslub tersebut oleh pengurus FSPTi – KSPTI yang lama Kamal Faisal tetapi itu sudah di selesaikan secara internal organisasi dan dengan segala pertimbangan dari hasil musyawarah pengurus secara sah. [Zulherman].