Berkas Perkara Kasus Pencabulan Bocah di Banda Aceh Dilimpahkan ke Jaksa

oleh -151 views

example banner

example banner

Banda Aceh (AD)- Unit kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polresta Banda Aceh bersama Personel Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) beberapa waktu lalu, berhasil menangkap tiga orang pria yang mencabuli bocah di Banda Aceh. 

Kejadian yang merengut masa depan bocah tersebut, terjadi pada bulan Februari 2020 silam di sebuah usaha gorengan pisang adabi, Lueng Bata, Banda Aceh.

example banner

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Ryan Citra Yudha, SIK menyampaikan, pada hari ini Kamis 22 Oktober 2020, berkas perkara terkait kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka TR (49), RS (29), dan RR (20), akan diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum sebagai bahan pertimbangan sebelum dilakukan persidangan.

BACA..  Polda Aceh Ungkap Dua Kasus Penipuan

“Hari ini, kami melalui Kasubnit PPA Satreskrim Bripka M. Jamil menyerahkan berkas tahap I perkara kasus pencabulan yang terjadi di salah satu gampong dalam Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh kepada JPU yang dilakukan oleh tersangka TR (49), RS (29), dan RR (20) beberapa waktu lalu,” kata Kasatreskrim didampingi Kanit PPA Ipda Puti Rahmadiani, S.TrK, Kamis 22 Oktober 2020.

BACA..  Unit Reskrim Polsek Kuta Alam Ringkus Pembantu Rumah Tangga

Terkait dengan masih adanya korban yang belum terungkap identitasnya, pihak Kepolisian sudah melakukan langkah langkah atau upaya yang maksimal dengan mencari korban tersebut disekitar TKP.

“Maksudnya, apakah korban tersebut merupakan warga setempat atau bukan. Kami telah melakukan koordinasi dengan aparatur gampong. Namun sampai saat ini, masih belum diketemukan korban lainnya,” ujar Ryan.

Walaupun sampai saat ini belum diketemukan terhadap korban lainnya sesuai dengan keterangan tersangka, kita tetap berupaya terus untuk mengungkap siapa korban lainnya itu

“Harapan kami kepada warga setempat, jika ada informasi ataupun mendengar siapa korban yang dimaksud, dapat segera mungkin melakukan koordinasi dengan pihak Kepolisian Sat Reskrim Polresta Banda Aceh atau Kepolsek terdekat,” pinta AKP Ryan.

BACA..  Unit Reskrim Polsek Kuta Alam Ringkus Pembantu Rumah Tangga

Selain itu, ia menjelaskan, terkait dengan rekontruksi, sampai saat ini belum diperlukan. Namun kita akan melihat perkembangan kasus pencabulan ini setelah kita limpahkan ke Jaksa. Apakah diminta atau tidak.

“Jika JPU meminta untuk dilakukan rekontruksi, maka kita aka melakukan koordinasi kembali lokasi pelaksanaan rekontruksi kasus pencabulan tersebut,” pungkas AKP M Ryan. (AF)