Ponpes Tahfizd Sulaimaniyah Resmi Mulai Terima Santri di Sabang

oleh -101 views
Pimpinan dan pengurus Pondok Pasantren Tahfizd Sulaimaniyah Sabang, berpose bersama disela sela menerima santri barunya di pondok pasantren setempat, di Sabang. Foto: Jalaluddin, SKY.

Sabang (ADC) Pemerintah Kota (Pemko) Sabang untuk pertama kali buka, Pondok Pasantren (Ponpes) Hafidz Quran Sulaimaniyah, penerimaan santri pada tahun ajaran 2019-2020 segera digelar di Sabang.
“Dalam waktu dekat ini Ponpes Tahfizd Sulaimaniyah Sabang segera menerima pendaftaran santri untuk tahun ajaran 2019-2020 sudah mulai beroperasi di Sabang,” kata Sekretaris Daerah Kota Sabang, Drs. Zakaria MM kepada wartawan Sabtu, 22 Juni 2019 di Sabang.
.
Pemko Sabang melalui Sekda Kota Sabang sudah menandatangani kesepakatan kerjasama pinjam pakai tanah dan bangunan atas nama Pemerintah Kota Sabang dengan Yayasan Sulaimaniyah Tahfizd Center Aceh, yaitu Abi Mansur Ali Hanafi Siregar selaku pembina Yayasan pencetak hafizd Al-Qur’an..
.
Sementara Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom menyatakan, pihaknya telah lama berupaya menghadirkan Ponpes Tahfizd Sulaimaniyah di Kota Sabang, dan hal itu termasuk dalam salah satu visi misi Pemerintah Kota Sabang Periode 2017-2022.
.
“Ini bagian dari program Pemerintah Kota Sabang Periode 2017-2022 yakni melahirkan generasi qurani di Kota Sabang” kata Wali Kota Sabang, Nazaruddin S.I.Kom yang akrab disapa Tgk Agam.
.
Pemko Sabang terang Tgk Agam, dalam mendukung terlaksananya pendidikan agama itu menyediakan biaya untuk satri/santriwati yang mondok/boarding di pesantren maupun dayah sebesar Rp400 ribu per bulan selama 11 bulan. Pemko Sabang juga menyalurkan biaya pendidikan per santri Rp2 juta per tahun.
.
Kemudian, untuk santri yang mondok di luar Sabang diberikan biaya pendidikan sebesar Rp2,5 juta per tahun. Dana bantuan untuk santri tersebut disalurkan melalui Dinas Syariat Islam dan Pendidikan Dayah.
.
Dengan hadirnya Ponpes Tahfizd Sulaimaniyah di Sabang maka telah lengkap Lembaga pendidikan Agama dan Umum di Kota Sabang, seperti Pondok Pesantren Modern, Dayah terpadu, Dayah salafiyah dan pesantren Tahfizd Al Qur’an., terang Tgk Agam.(Jalal)

BACA..  ACT dan MRI Ajak Komunitas Kolaborasi Peduli Korban Erupsi Semeru