Ungkap Penimbunan BBM Solar, Tim Rimueng Temukan Sabu

oleh -183 views

Banda Aceh (AD)- Tim Rimueng Sat Reskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua tersangka penimbun solar subsidi di Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Sabtu 21 Mei 2022 malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Selain barang bukti solar yang ditimbun, petugas juga ikut mengamankan paket kecil sabu yang diakui milik kedua tersangka yang digunakan bersama.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto,SIK melalui Kasat Reskrim, Kompol M Ryan Citra Yudha, SIK mengatakan, awalnya kita dapat informasi tentang penimbunan solar bersubsidi, saat digerebek ternyata sopirnya sedang pakai sabu dengan kawannya.

Pengungkapan kasus ini dilakukan usai petugas memperoleh informasi masyarakat tentang adanya dugaan penimbunan BBM, dan ternyata sang sopir sedang memakai narkotika jenis sabu dilokasi tersebut,” ungkap Kasat Reskrim, Minggu siang, 22 Mei 2022.

Tiba di lokasi tepatnya di sebuah rumah kos, diamankan dua pelaku yang kemudian dibawa ke Polresta Banda Aceh untuk diperiksa.

Ryan menjelaskan, para pelaku masih berstatus mahasiswa tersebut berinisial MJ (26) warga Kecamatan Sukamakmur, Aceh Besar, dan RD (30) warga Kecamatan Langsa Baru, Langsa.

“Saat penggeledahan rumah kos, Polisi menemukan satu paket kecil sabu seharga Rp200 ribu beserta alat isap (bong) dan kaca pirek. Mereka mengakui bahwa telah menggunakan barang haram tersebut,” kata Kompol Ryan.

Barang bukti lain yang didapat, lanjut Kasat Reskrim, berupa satu unit mobil dum truk berisikan solar subsidi kurang lebih 2000 liter, satu unit mobil kabin ganda Starada (double cabin) bernopol BL 8013 AG yang digunakan untuk mengumpulkan bahan bakar bersubsidi ke dalam dum truk yang telah dimodifikasi sebagai bak penampung minyak dan satu unit mesin pompa sebagai penyedot.

“Kemudian ada tiga unit telepon seluler serta uang tunai senilai Rp3,5 juta lebih,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Aceh Tamiang ini.

Saat ini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan ke Mapolresta Banda Aceh untuk diproses lebih lanjut. (*)