Bersama Masyarakat Danposramil Lapang Laksanakan Gotong Royong

oleh -36 views

Aceh Utara (AD) – Sebagai Danposramil Lapang Kodim 0103/Aut, Peltu Muslim, terus berupaya menggiatkan tradisi budaya gotong royong yang merupakan budaya kearifan lokal warisan leluhur. Hal ini terlihat dalam kegiatan Jumat Bersih yang digelar di Desa matang Baro Kecamatan Lapang, Jumat ( 21/05/2021).

Bersama tokoh masyarakat dan pemuda setempat Desa Matang Baro Kecamatan Lapang, Danposramil Lapang Bersama anggotanya melaksanakan kegiatan gotong royong pembersihan lingkungan dan pelebaran di dekat area kuburan dalam kesempatan itu, Peltu Muslim yang merupakan Danposramil Kecamatan Lapang, (22/5) mengatakan, kegiatan gotong royong yang diisi kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan ini bertujuan untuk menciptakan dan meningkatkan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat

BACA..  Seorang Ibu Bhayangkari Diduga Sedang Mengalami Proses Kriminalisasi

Kegiatan gotong royong di hari ini, tujuan utamanya adalah untuk menciptakan dan meningkatkan kondisi lingkungan yang bersih yang diharapkan akan menciptakan sikap yang sehat dalam hidup bermasyarakat, ujar Peltu Muslim.

Menurutnya, selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, tujuan lain yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut adalah menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat, akan pentingnya kebersihan lingkungan demi kesehatan, sehingga suasana di lingkungan akan terasa nyaman dan fasilitas di sekeliling kita dapat terpelihara dengan baik.

Hal ini merupakan tanggung jawab kita bersama sebagai aparat kewilayahan. Sudah menjadi kewajiban bagi kami untuk memberikan contoh dengan melakukan hal yang positif, terutama dalam hal kebersihan lingkungan yang kita terapkan setiap hari Jumat, ungkap Muslim.

BACA..  Seorang Ibu Bhayangkari Diduga Sedang Mengalami Proses Kriminalisasi

Bagaimanapun juga, apa yang kita lakukan tentu masyarakat kita akan lihat, dan ini bisa menjadi motivasi masyarakat untuk ikut meniru. Selain itu, kegiatan ini juga akan melestarikan gotong royong sebagai salah satu budaya warisan para leluhur kita, pungkasnya, (Sayed Panton).