DPP Forkab Aceh Ucapkan Selamat atas Terpilihnya Jokowi- Ma’ruf Amin

oleh -90 views

Banda Aceh (ADC)- Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) Aceh Polem Muda Ahmad Yani, mengucapkan selamat atas terpilihnya Jokowi-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 mendatang.

“Dengan terpilihnya Jokowi- Ma’ruf Amin, Polem Muda mengajak semua pihak untuk menerima hasil keputusan resmi pleno rekapitulasi suara nasional yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan legowo,” kata Polem Muda Ahmad Yani, melalui pesan WhatsApp kepada media ini, Rabu 22 Mei 2019.

Menurut KPU, perolehan suara sah secara nasional pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin, tercatat 154.257.601. Dengan hasil tersebut, pasangan Capres 01, berhasil mengalahkan perolehan suara Capres 02 prabowo-sandi dengan selisih persentase suara Jokowi-Ma’ruf 55.50 persen (85.607.362) dan Prabowo-sandi 44,50 persen (68.650.232juta).

Kemenangan pasangan incumbent (Jokowi-Ma’ruf), itu menunjukan tingkat elektabilitas Jokowi terbukti mampu mengalahkan pasangan Prabowo Subianto di Pilpres 2019 ini.

Ia juga menyebutkan, kemenangan Jokowi menurut analisis politik kajian riset dan diskusi internal Forkab, sudah kita prediksikan kemenangan Jokowi atas Prabowo, mengingat tingkat kepuasan pada kinerja pemerintahan Jokowi selama satu periode yang lalu mempimpin, 70 persen lebih masyarakat merasakan puas terhadap kinerja Jokowi dalam segala sektor pertumbuhan dan pembangunan.

Oleh karena itu, lanjutnya, kemenangan Jokowi- Ma’ruf Amin adalah hal yang sangat  wajar. Jika pada akhirnya, kemenangan pasangan Jokowi- Amin terpaut jauh selisih suara dibandingkan dengan pasangan Prabowo-Sandi.

“Untuk itu, Polem Muda menghimbau kepada semua pihak, harus menerima hasil keputusan resmi KPU yang telah di umumkan. Dan jika ada pihak yang merasa dirugikan atau dicurangi dalam penyelenggaraan pesta demokrasi, maka penyelesaianya kita dorong bersama-sama untuk kita persilahkan mereka melakukan gugatan kepada Mahkamah Konstistusi untuk dilakukan proses penyidangan perkara dengan cara adil dan transparan,” imbaunya.

BACA..  Buka Rapat, Ketua DPRA: Dinamika Dalam Pembahasan Jadi Referensi

Selain itu, Polem juga meminta kepada semua pihak yang merasa dirugikan, agar tidak menempuh cara premanisme dan anarkis dalam menyelesaikan permasalahan sengketa pemilu. Karena, disitulah cerminan sikap kenegarawanan politisi untuk menguji mentalitas seorang petarung yang siap menang dan siap kalah dalam sebuah pertarungan politik.

“Untuk itu, perlu kedewasaan sikap dan legowo untuk menerima hasil keputusan rapat pleno rekapitulasi suara dari komisi penyelenggara pemilihan umum, demi sebuah konstestasi politik yang sehat dan bermartabat, tutup Ketua Umum DPP Forkab Aceh ini. (Ahmad Fadil)