Aceh Tamiang Menggugat: Togel Dan Upeti Milik Siapa?

oleh -3.672 views
Aceh Tamiang diganggu Togel dan upeti
Aceh Tamiang diganggu Togel dan upeti
example banner

example banner

ACEH TAMIANG (AD) Aceh Tamiang Menggugat: Togel Dan Upeti Milik Siapa? Ada banyak kepentingan di Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Sehingga para pengambil kebijakan tak mampu membedakan antara benar dan salah.

Aceh Tamiang, tepat berada diujung Timur provinsi Pemerintah Aceh, yang berbatas langsung dengan Provinsi Sumatera itu. Terendus praktik judi Toto Gelap (Togel). De factoo-nya menjamur, namun tak mampu diberantas.

Digadang gadangkan, omset perharinya mencapai Rp.50 juta rupiah, atjehdaily.id melansir upeti yang dibayar kepihak pihak berkompeten lumayan besar.

Pengakuan sang bandar berinisial ALG di Kota Kualasimpang, kerap menyetor keorang orang yang bisa membackup bisnis gelapnya.

BACA..  Serda Misthori Ikut Giling Padi Sertu Heri Lain Lagi

Lalu, kenapa Togel begitu digemari?, penyakit sosial itu, menggerus kocek warga yang kecanduan memasang angka angka keberuntungan, Notabenenya bertentangan dengan Undang Undang Syari’at Islam dan UUPA.

Meski secara yuridis, jika kedapatan harus dicemeti berdasarkan Undang Undang, tapi para pecandu dan Bandar Togel tak kapok kapok. Meski efek jeranya ada, tak membuat para pecandu kapok dan jera.

Direktur Eksekutif Badan Advokasi Indonesia (BAI), Sawaluddin, SH mengecam tindakan dan praktik haram Togel, yang berjaya menggerogoti pundi rupiah masyarakat yang kecanduan.

BACA..  Tali Silaturahmi Terputus Pasca Dinas Perhubungan Aceh Larang AKDP

Hal itu dikatakan, saat dimintai tanggapan terkait maraknya praktek haram yang sudah lama beroprasi di Aceh Tamiang.

Dikatakan, praktik haram itu sangat meresahkan semua lapisan masyarakat, dirinya meminta kepada pihak berwajib beserta Pemerintah Daerah (Pemda) Aceh Tamiang, melalui dinas terkait, yakni Dinas Syariat Islam, untuk giat melakukan patroli dan penertiban terhadap para Bandar dan agen togel, karena merupakan penyakit masyarakat.

“Kalau para bandarnya saja dalam menjalankan praktek judi togel tersebut tidak mampu untuk dibasmi oleh pihak terkait, tentu kondisi itu sudah pada level stadium cukup parah. Dan ini tidak bisa dibiarkan, harus segera dihentikan. Oleh karena itu, saya meminta, pihak berwajib dan dinas terkait segera mengambil tindakan bemberantasan sesegera mungkin,” ujarnya.

BACA..  GANAS, Ratusan Satpam Berkerumun Menunggu Diperiksa

Menurutnya, penyakit sosial yang meresahkan tersebut sudah menjamur sejak lama, apalagi, togel sudah menjadi bagian kehidupan masyatakat.

Masih Sawal, praktik itu terjadi diindikasikan sebab Pemkab Aceh Tamiang tidak mampu membuka lapangan pekerjaan yang berarti bagi masyarakat Aceh Tamiang.