Tuduhan Tidak Transparan Balik Gagang

oleh -330 views

example banner

example banner

Laporan | Redaksi

JANTHO (AD) – Kasus dugaan ketidaktransparanan penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Gampong (Desa) Lon Asan, kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Terhadap Geuchik (kepala desa) Amri tak beralasan.

example banner

Saat tim pemeriksaan dari Inspektorat Kabupaten Aceh Besar, melakukan telaah lapangan  dan memeriksa dokumen gampong Lon Asan pada item kegiatan yang menjadi dugaan penyimpangan tak terbukti.

Geuchik Amri digadangkan tidak transparan dan terindikasi korupsi tersebut, membuat para pendukung kebenaran Gampong Lon Asan meradang.

Sebaliknya, gerakan pendukung kebenaran Gampong Lon Asan, akan lakukan gugatan balik secara hukum. Sebab sudah mencemarkan nama baik dan tindak kekerasan terhadap Geuchik Amri.

“Ya kita akan lakukan gugatan balik dan minta kepada Camat Kecamatan Lembah Seulawah, Ilyas menarik dukungannya kepada pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegas Maulida kepada atjehdaily.id wakil delegasi ke Kantor Camat, Rabu 21 Oktober 2020.

Delegasi terbatas itu, pada Selasa 20 Oktober 2020 kemarin, berjumlah 20 orang wakil masyarakat tak jumpa camat Ilyas, dikabarkan camat menghindari pertemuan tersebut.

BACA..  Prediksi Pertandingan AEK Athens vs Braga

Dalam kasus ini, disebut sebut ada pihak keluarga orang nomor dua di Aceh Besar ikut mengatur strategi menjatuhkan Geuchik Amri, keterlibatan itu ada indikasi di kegiatan-kegiatan tertentu dari mantan Geuchik lama.

“Kita mau dalam gugatan balik ini semua akan menjadi jelas siapa dalang dan pelaku tindakan melawan hukum. Sebagai masyarakat cinta kebenaran akan dibuktikan dalam hukum, nantinya,”.

Ini dia poin poin tuntutan masyarakat cinta kebenaran Gampong Lon Asan, kepada Camat, T Amin, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar :

BACA..  Prediksi Pertandingan AEK Athens vs Braga

Laporan pertanggung jawaban Dana Desa Terhadap Pejabat Geuchik saudara Musliadi tidak ada bukti dan dokumen yang sah dengan anggaran Rp. 128.820.000,-.

Begitu juga Realisasi anggaran ADG khusus Rp. 46.500.000,- tidak sesuai. Pembagunan infrasuktur tahun anggaran 2015 sampai dengan 2017 sia-sia dan tidak layak huni.

Ada lagi Pembagunan tower disamping Meunasah tidak bermamfaat yang dilakukan oleh Pejabag Keuchik Musliadi.

Selanjutnya, telah terjadi penekanan oleh oknum pejabat terhadap Geuchik Lon Asan, Amri. Lalu oknum yang memprofokasi warga agar ditindak dan diproses secara hukum yang berlaku.

Mereka juga melihat ada penyalahgunaan jabatan Ketua MPU Tgk. Daud sebagai penggerak dan orator massa pihak yang kontra terhadap geuchik Lon Asan saudara. Amri, Spd. Mpd.

BACA..  Prediksi Pertandingan AEK Athens vs Braga

Selanjutnya pihak kontra Geuchik Amri juga membuat kegiatan tandingan oleh oknum Masyarakat untuk menimbulkan perpecahan warga Desa Lon Asan.

Tuntutan perangkat gampong Lon Asan Saifuddin (cek din), Meminta kepada Camat Lembah Seulawah agar menyelesaikan upaya hukum terhadap oknum tertentu yang mengganggu ketertiban masyarakat Desa Lon Asan

Serta meminta Muspika agar mengusut oknum tertentu terkait upaya fitnah dan memecah belah sesama warga dan pada dasarnya isu-isu yang dihembuskan merupakan perbuatan kelompok tertentu saja bukan hal yang sebenarnya.

Pada kesempatan tersebut juga perwakilan menyampaikan apabila Camat tidak menangapi perihal tuntutan tersebut diatas maka akan melakukan orasi dengan massa yang lebih banyak. (*)