Tanpa Papan Nama Sejumlah Proyek di Sabang Dinilai Siluman

oleh -373 views

Sabang (AD) – Sejumlah proyek raksasa dan sedang sudah mulai dikerjakan namun, masyarakat menilai bahwa proyek-proyek tersebut terkesan seperti proyek siluman. Pasalnya, tidak diketahui apa perusahaan yang melakukan pekerjaan dan berapa nilai kontraknya, karena tidak ada pemasangan papan nama.

“Papan nama itu sudah terbayarkan oleh negara melalui kontrak kerja, maka, setiap pembangunan menggunakan uang negara wajib memasang papan nama perusahaan, sumber dana, lama masa kerja dan nilai proyeknya”, kata mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) senior Wilayah Pulau Aceh-Sabang (Wil-PAS) Syukri, atau yang kerap disapa T Bayu, kepada media ini Jumat (21/08) di Sabang.

T Bayu menjelaskan sesuai aturan yang berlaku telah ditentukan bahwa terkait pemasangan papan nama proyek, ada sejumlah peraturan dan perundang-undangan yang dapat menjadi rujukan sepert disampaikan peraturan dibawah ini :

BACA..  Gampong Juli Seupeung Kucurkan lagi BLT ke Masyarakat

Pemasangan papan nama proyek dalam Peraturam Menteri Pekerjaan Umum (Permen-PU) 29/2006 disebutkan salah satunya terkait persyaratan penampilan bangunan gedung, yang salah satunya memperhatikan aspek tapak bangunan. Pada daerah/lingkungan tertentu dapat ditetapkan ketentuan khusus tentang pengagaran suatu pekarangan kosong atau sedang dibangun, termasuk pemasangan nama proyek dan sejenisnya dengan memperhatikan keamanan, keselamatan, keindahan dan keserasian lingkungan.

BACA..  Gampong Juli Seupeung Kucurkan lagi BLT ke Masyarakat

Sebelum dan selama kegiatan membangun dilaksanakan harus dipasang papan proyek yang mencantumkan nama proyek, nama pemilik, lokasi, tanggal izin, pemborong, dan Direksi Pengawas dengan cara pemasangan yang rapi dan kuat serta ditempatkan pada lokasi yang mudah dilihat.

Aturan Pemasangan Papan Proyek teknis pemasangan nama proyeknya diatur oleh Gubernur setempat dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub) Selain itu, papan nama proyek ini terbagi menjadi beberapa jenis papan nama proyek.

Amatan media ini ada sejumlah proyek raksasa dan sedang yang kini dalam proses pengerjaan di Sabang, diantara proyek-proyek tersebut tidak terlihat adanya papan nama yang terpasang.

Contohnya, proyek revitalisasi pembangunan pasar di jalan Malahayati Sabang, pembongkaran trotoal jalan T Umar Sabang, pembangunan jalan belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Sabang dan rehab gedung Yayasan Ibnu Sina Sabang untuk ruang isolasi Covid-19 proyek-proyek ini tidak diketahui apa perusahaan pelaksana pekerjaan dan berapa nilai anggarannya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Sabang, Husaini,ST berjanji akan menegur Pajabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan pelaksana pekerjaan yang tidak mentaati peraturan yang berlaku terutama tentang pemasangan papan nama di proyek yang sedang dikerjakan..

“Terima kasih telah mengingatkan kami, saya akan memrintahkan PPK untuk menegur rekanan pelaksana pekerjaan, agar dalam melakukan aktifitas wajib mentaati aturan yang berlaku” ungkap Husaini.

Kontributor Sabang : Jalaluddin