Pohon Sirsak Ditanam di Balai Penanganan Sampah Regional

oleh -27 views
Sirsak
Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati beserta pengurus dan unsur terkait lainnya, menghijaukan lingkungan UPTD Balai Penanganan Sampah Regional (BPSR) dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawa ke-38, Hari Hutan Internasional dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke- 49, di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu, (21/3/2021). Foto: Ist

example banner

JANTHO (AD) – Pohon sangat berguna, apalagi pohon berbuah. Untuk itu, sebanyak 250 bibit pohon sirsak, pucuk merah dan tanaman bunga ditanam di lingkungan UPTD Balai Penanganan Sampah Regional (BPSR) di Gampong Data Makmur, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Minggu, 21 Maret 2021. Aksi tersebut dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawa ke-38, Hari Hutan Internasional dan Hari Kesatuan Gerak KE-49 PKK.

Selain Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Dyah Erti Idawati, ikut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh, A Hanan, Kepala UPT Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Eko Nurwijayanto, Juru Bicara Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani, dan sejumlah Kepala UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Aceh.

BACA..  Bendahara SMSI Aceh Meninggal Dunia, Firdaus: Kami Turut Berduka Cita

Kegiatan penanaman pohon dan bunga tersebut merupakan agenda Tim Penggerak PKK Aceh, bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh beserta sejumlah UPT dan Badan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Aceh.

BACA..  LKPJ Gubernur Aceh 2020: Penghasilan Besar Belanja Kurang

Dyah mengatakan, penanaman pohon merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup. Ia berharap kegiatan itu dapat membangkitkan rasa kepedulian dari semua pihak untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan hidup Aceh, utamanya kelestarian hutan.

“Tadi saya tertarik, berdasarkan laporan saat ini Aceh merupakan salah satu provinsi yang pengurangan tutupan hijaunya tidak terlalu besar. Namun beberapa kali kejadian bencana yang terjadi harus kita akui kerusakan alam kita terhitung lumayan besar,”kata Dyah.

Oleh sebab itu, kata Dyah, penghijauan lingkungan hidup menjadi salah satu program Pemerintah Aceh. Bahkan ia sering mendorong Gubernur Aceh untuk melakukan berbagai program untuk merawat dan melestarikan kehutanan di Aceh, serta berbagai kegiatan penghijauan kembali lainnya.

“Saya juga minta kepada BPBA dan DLHK untuk menjalankan grand desain terkait pengembalian keutuhan lingkungan hidup, sebagai solusi mengatasi bencana alam kita,”kata Dyah.