Bupati Aceh Besar Buka Musrenbang RKPD Kecamatan

oleh -104 views

 GOOGLE NEWS

 

JANTHO | AP – Bupati Aceh Besar Mukhlis Basyah SSos membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan se-Aceh Besar yang dimulai pertama kali di Kecamatan Ingin Jaya di Gedung Serbaguna BPKB UPTD Dinas Pendidikan Provinsi Aceh di Lubok, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (20/2/2017).

Musrenbang ini dihadiri Wakil Bupati Aceh Besar Dr. Syamsulrizal, MKes, Ketua DPRK Aceh Besar Sulaiman SE, Plt Sekdakab Aceh Besar Drs Iskandar MSi, para kepala SKPD, Camat se-Aceh Besar, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Bupati Mukhlis Basyah berharap dengan adanya Musrenbang kecamatan ini terjadi sinergitas pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.  Tema yang diusung pada Musrenbang kali ini ialah perencanaan yang cerdas melahirkan pembangunan yang berkualitas. Dengan tema tersebut Pemerintah Aceh Besar terus memacu pembangunan program prioritas yang penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Aceh Besar. “Pembangunan sektor pertanian, peningkatan pelayanan kesehatan, peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di setiap kecamatan adalah prioritas utama kita dalam rencana pembangunan ke depan,” ungkap Bupati Aceh Besar.

Dikatakannya, Pemkab Aceh Besar terus berupaya membangun infrastruktur di segala sektor, termasuk sektor kesehatan dan pendidikan. Selain itu, sektor pertanian juga merupakan bagian penting dari pertumbuhan ekonomi masyarakat, pelayanan kesehatan akan terus ditingkatkan, mutu dan kualitas pendidikan juga ditingkatkan. Serta penambahan saluran irigasi dan embung di setiap kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.

Terkait dengan pembangunan gampong, menurut Mukhlis Basyah, diharapkan seluruh geusyik dapat memanfaatkan alokasi dana desa secara baik, sehingga dapat membangun desanya sesuai ketentuan yang berlaku. Alokasi dana desa, ungkapnya, terus meningkat dari tahun ke tahun, ditambah dengan alokasi dana sharing kabupaten sebesar 10% dari alokasi dana perimbangan.

Tahun 2017, jelas Bupati Aceh Besar, besaran alokasi dana desa per gampong sebesar lebih kurang Rp 720 juta, ditambah ADG kabupaten 10%. Untuk itu, kepada geusyik diharapkan dapat menggunakan dana desa dalam hal pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang  berbasis pertanian, mengingat hampir 80% masyarakat Aceh Besar tergantung hidupnya di sektor pertanian. Kepada camat juga diminta agar dalam menverifikasi rencana kerja desa dilakukan secara teliti dan terinci.

Sementara itu, Kepala Bappeda Aceh Besar sebagai ketua panitia, Fauzi ST MT melaporkan, Musrenbang tersebut akan berlangsung selama delapan hari dimulai  20 Februari hingga 1 Maret 2017 di masing-masing kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.  Fauzi berharap agar pelaksanaan Musrenbang dapat berjalan dengan lancar demi kemajuan Aceh Besar ke depan.[R]