banner 700250

Pemkab Aceh Besar Terbitkan Perbup Nomor 24 Tahun 2020

oleh -173 views

Aceh Besar (AD)- Pemerintah Kabupaten Aceh Besar resmi mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 24 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid -19 di Kabupaten Aceh Besar.

Peraturan Bupati Aceh Besar ini ditandai dengan launching produk hukum tersebut di halaman Kantor Dekranasda, Senin 5 Oktober 2020.

Dalam sambutannya, Bupati Aceh Besar Ir. Mawardi Ali menegaskan, bahwa produk hukum tersebut dikeluarkan sebagai payung hukum dan upaya penyelamatan masyarakat yang harus segera disosialisasikan keseluruh lapisan masyarakat di Aceh Besar.

Selain itu, Mawardi Ali juga meminta kepada aparatur pemerintahan dan segenap elemen yang ada, untuk ikut mensosialisasikan peraturan tersebut kepada masyarakat serta memperketat Protokol kesehatan Covid -19 dengan cara memakai masker, mencuci tangan dan menghindari kerumunan atau menjaga jarak.

BACA..  Tiga Pelaku Curanmor Ditangkap Polisi, Lima DPO

Mawardi mengungkapkan, saat ini Aceh Besar menjadi zona merah peta penyebaran Covid -19 dengan sebaran mendekati tiga persen dari jumlah masyarakat Aceh Besar yang sudah terpapar Covid -19.

BACA..  Garang Geruduk Istana Bogor

“Adapun jumlah keseluruhan yang terpapar Covid -19 berjumlah 1144 orang. Dengan rincian, 448 dalam perawatan, 645 sembuh dan 51 orang telah meninggal dunia,” ungkapnya.

Selain itu, Bupati juga menghimbau kepada seluruh instansi maupun masyarakat, agar tetap mematuhi Protokol kesehatan sesuai perbub Nomor 24 Tahun 2020.

“Laksanakan sosialisasi, berikan sanksi peringatan, dan sanksi penindakan terhadap masyarakat yang melanggar Perbup tersebut. Jika saja masyarakat maupun individu dapat menerapkan Protokol kesehatan, maka semuanya akan sehat dan terjaga, sehingga penyebaran wabah Covid -19 dapat dihentikan,” harap Bupati.

Demikian juga dengan pengelola warung kopi, ia menghimbau untuk menyediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak agar dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid -19.

“Bagi pelanggar Perbup ini, akan diberikan sanksi teguran bagi individu yang melanggar dengan menahan KTP, membaca doa dan sosial. Sanksi bagi pengusaha berupa peneguran, menutup tempat usaha. Apabila masih tidak dindahkan, maka akan dicabut izin usahanya,” tegas Mawardi.

Setelah launching Perbup selesai, Forkopimda Aceh Besar membagikan masker kepada pengguna jalan yang melintas di Bundaran Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar.

Pembagian masker ini melibatkan Polres Aceh Besar, Kodim 0101/BS, Satpol PP, Dishub, PMI dan BPBD Aceh Besar. (WP)