banner 700250

T.A Khalid : Siapa Yang Menjual Bantuan Pemerintah Langsung Ditangkap

oleh -187 views

Bireuen (AD) – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), TA Khalid meminta polisi untuk menanggkap segera, jika ketahuan menjual traktor milik negara yang merupakan bantuan Kementrian Pertanian RI kepada kelompok tani di Kabupaten Bireuen, Kamis (24/9).

Dalam kunjungan untuk menyerahakan bantuan oleh anggota DPR RI, Ir H TA Khalid yang juga anggota Komisi IV DPR RI yang membidangi Pertanian, Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Kelautan tiba di Kabupaten Bireuen, disambut dan didampingi oleh anggota DPRK Bireuen dari Fraksi Gerindra, Faisal Hasballah, SE, MSM, yang kemudian menuju ke BPP Peudada untuk menyerahkan bantuan.

Dalam Kesempatan itu, TA Khalid dihadapan Bupati Bireuen yang diwakili Staf ahli Bupati Bireuen Ir. Mukhtar, M,Si, menyerahkan bantuan satu unit traktor roda empat dan enam buah mesin pompa air kepada Kelompok Tani (Koptan) binaan dinas Pertanian Kabupaten Bireuen dan disaksikan oleh anggota DPRK Bireuen Fraksi partai Gerindra, Faisal Hasballah,SE, MSM, Kadis Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen M Nasir, SP, MSM , Forkpincam Peudada, Ketua DPC Partai Garindra, Fauzi, Ketua Kelompok Tani, serta berbagai eleman masyarakat.

Ia mengawali pidatonya, sebagai wakil rakyat yang mewakili para petani, pekebun, dan nelayan, Insya Allah dengan segala daya upaya saya siap menampung aspirasi petani serta memperjuangkannya. TA Khalid yang selama ini sangat konsisten memperjuangkan hak petani di gedung Senayan Jakarta, menjelaskan, adapun bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) bersumber dari APBN tahun 2020 yang dialokasikan melalui anggaran Kementerian Pertanian itu dapat dimanfaatkan secara maksimal dan berdampak untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani.

BACA..  YARA Sampaikan Empat Permintaan Kepada Komisi III DPRA

“Semua bantuan yang diberikan Pemerintah baik melalui aspirasi saya maupun dinas terkait, saya berharap kepada kelompok penerima, jaga dan kelola amanah negara ini dengan baik dan benar, Insya Allah, berkah,” sebut TA Khalid yang suka bicara blak-blakan, alias Crah Beukah, seraya mengingatkan kepada kelompok tani yang menerima bantuan, agar tidak menyalahgunakan bantuan negara yang didapatkannya.

BACA..  YARA Sampaikan Empat Permintaan Kepada Komisi III DPRA

“Apabila bantuan ini disalah gunakan, apalagi dijual. Jika dijual, saya minta Kapolsek agar menangkap pelakunya, begitu juga apabila ada yang memanfaatkan situasi dengan meminta jatah atau Fee dari bantuan ini langsung laporkan kepada saya,” Kata T A Khalid yang juga Ketua DPD Gerindra Aceh, sambil menyebutkan beberapa contoh penyalahgunaan seperti pengadaan sapi bantuan dan lainnya.

Disebutkan, T A Khalid berharap, kepada para pengurus dan anggota Kelompok tani agar menjaga kekompakan, Jangan sampai sebelum ada bantuan, sangat kompak, tapi setelah ada bantuan malah menjadi menjurus ke arah negatif menjadi penyebab masalah keributan. Ia berjanji akan melakukan pengawasan, dan evaluasi pada saatnya nanti.
Dirinya berharap kepada Kadis Pertanian untuk membinanya.

Senada juga disampaikan Faisal Hasballah,SE, MM Anggota DPRK Bireuen dari fraksi partai Garindra, disela-sela penyerahan Alsintan, yang menurutnya dengan adanya bantuan ini dapat menjadi motivasi serta dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat khususnya para petani Kabupaten Bireuen.” Tentu melalui kegiatan ini dapat kita maknai sebagai wujud perhatian dan komitmen Ir. H. T. A. Khalid,MM, dalam memperjuangkan aspirasi rakyat melalui berbagai konsep inovasi program guna mensejahterakan kehidupan masyarakat, sesuai amanah konstitusi Partai,” paparnya.

Adapun jenis bantuan satu unit traktor rada empat merk John Deere dan 6 unit mesin pompa air dengan merk Niagara GTO 6-1L diserahkan langsung oleh T.A Khalid yang diterima oleh pengurus kelompok Tani dibawah binaan Dinas Pertanian Bireuen. (Maimun Mirdaz).