banner 700250

Pemberitaan Korban Jargas, PT. Adhi Karya Klarifikasi Keterkaitan PT. Amythas

oleh -176 views

KUALASIMPANG (AD) – Menyikapi Pemberitaan korban patah kaki, yang menimpa Arya Santia 10 tahun, bocah kelas V SD Kampung Kota Lintang kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Pada bulan Juli lalu bukan kesalahan pihak PT Amythas (selaku konsultan pengawas) pada pekerjaan Jaringan Gas (Jargas).

Sebab, PT Amythas bekerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang disepakati pihak PT Adhi Karya, bukan pengawasan Terkait masalah kecelakaan diluar para pekerja Jargas.

Apalagi pemberitaan tentang Penggalian Pipa Jargas yang sedang dikerjakan oleh PT. Adhi Karya bersama konsultan pelaksanaanya PT. Amythas, bahwa dalam pemberitaan terdahulu telah banyak makan korban akibat masuk dalam lubang galian.

BACA..  YARA Sampaikan Empat Permintaan Kepada Komisi III DPRA

PT. Adhi Karya melalui Humas Wilayah Aceh Tamiang, Bayu Anggara memberikan ‘Klarifikasi’ kepada atjehdaily.id di Karang Baru, Minggu 20 September 2020.

Klarifikasi itu, terkait keterangan line pembatasan (bariket) pada galian pipa, Bayu menjelaskan bahwa selama ini pihaknya selalu menekan kepada pihak pengawas lapangan agar galian pipa yang belum ditutup agar diberikan bariket.

BACA..  Belajar Dari Pengalaman Pahit Untuk Berhasil

“Sudah kita tekankan agar galian yang belum ditutup agar diberi bariket. Kalau ada kenyataan dilapangan tidak terpasang. Maka kita akan berikan sangsi kepada pihak pengawas. Karena itu termasuk dalam progres pekerjaan,” sebut Bayu.

Menurut Bayu, yang dimaksud akan memberikan sangsi kepada pihak pengawas adalah pihak PT. Artha Kencana selaku Sub Kontraktor serta para mandornya, bukan PT. Amythas.

“Maaf pengawas yang saya maksud bukan pihak PT. Amythas melainkan dari pihak PT. Artha Kecana selaku Sub Kontraktor berserta para mandornya,” klarifikasi Bayu.

Bayu mengatakan selama ini pihak PT. Amythas selalu Konsultan Pengawas Pembangunan Infrastruktur Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tàngga Wilayah Aceh Tamiang sudah menjalankan fungsinya dilapangan.

“Sebagai mitra kita dilapangan, PT. Amythas sudah jalankan fungsinya,” ungkap Bayu.

Pada pemberitaan sebelumnya Bayu mengatakan bahwa Arya Satya bukan masuk kedalam galian jaringan gas tersebut, melainkan karena menghindar kendaraan yang berada di depannya. Dan korban kaget yang akhirnya korban masuk parit.

“Bukan masuk dalam galian pipa. Itu murni kecelakaan buka kesalahan dari pihak pelaksana. Secara pribadi kita ada mengunjungi korban dan berikan santunan,” Pungkasnya. (Syawaluddin)