banner 700250

Lahan Pertanian Peruntukan Eks GAM Harus Clear and Clean

oleh -194 views

IDI (AD) – Badan Reintegrasi Aceh (BRA), Aceh lakukan konsolidasi dengan kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Aceh Timur, Aceh. Terkait lahan pertanian peruntukan eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Tapol, Napol dan masyarakat terimbas Konflik Aceh.

Konsolidasi dan konsultasi itu juga turut dihadiri pihak Tata Ruang Aceh Timur, Satpol BRA Aceh Timur, unsur Komite Peralihan Aceh (KPA) wilayah Peureulak dan Kepala Dinas Pertanahan Aceh Timur.

Pertemuan tersebut membahas tentang runutan butir butir, 3.2.5 yang tertera dalam perjanjian damai Memorandum of Understanding (Mou) Helsinki.

Ketua BRA Aceh, H Sayed Fachrurrazi yang didampingi Direktur Penguatan Re integrasi, Munir Ismail mengatakan, subjek penerima manfaat nantinya harus clear and clean terhadap pembebasan lahan yang akan diperuntukkan para eksentrisitas kombatan GAM, Tapol, Napol dan warga terdampak konflik Aceh.

BACA..  YARA Sampaikan Empat Permintaan Kepada Komisi III DPRA

Dikatakan Sayed, dalam waktu dekat, pihak BRA dan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur melakukan rapat yang dihadiri seluruh stakeholder terkait, untuk mempercepat proses penyelesaian dan realisasi.

BACA..  Usman Lamreung: Jangan Sampai Pemerintah di Cap Rezim Penggusur Tanpa Ada Solusi

“Kita berharap, seluruh stakeholder bisa hadir mengikuti rapat tersebut, ini bertujuan untuk meminimalisir efek yang terjadi dilapangan nantinya, saat melakukan eksekusi. Kita maunya semua sudah clean and clear, tidak ada lagi masalah,” kata Sayed pada atjehdaily.id, Kamis 17 September 2020 melalui pesan singkat whatsapp.

Dia menambahkan, selain rapat dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, pihaknya juga melakukan ziarah ke makam para syuhada yang meninggal saat konflik berkecamuk di Aceh. (Red/Rls).