banner 700250

Kuras Uang Nasabah BNI, Pelaku Dibekuk Polisi

oleh -163 views

Banda Aceh (AD)- Unit Jatanras Satuan Reserse Kriminal Polresta Banda Aceh membekuk MF (29) warga Banda Aceh usai menguras uang melalui kartu ATM (Anjungan Tunai Mandiri) milik TWK Turchamun Dahriansyah (29) warga Kota Jantho Aceh Besar, Senin 14 September 2020 dini hari, diseputaran Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh.

Aksi pencurian tersebut, terjadi pada hari Kamis 9 September 2020, sekitar jam 23.00 Wib di Box ATM Bank BNI Unit Pasar Aceh, Gampong Baru, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kasatreskrim AKP M. Riyan Citra Yudha, SIK mengatakan, pelaku MF melakukan aksi pencurian uang nasabah BNI tersebut, dikarenakan kartu ATM milik korban tertinggal di galeri ATM Pasar Aceh.

“Saat itu korban sedang melakukan transaksi perbankan dan tidak menyadari, kartu ATM korban tertinggal pada box ATM hingga korban sudah berada dirumahnya. Setelah mengetahui kartu ATM nya tertinggal, selanjutnya korban menghubungi Call Center Bank BNI untuk melakukan pemblokiran terhadap nomor rekening dan kartu ATM milik korban,” kata Kasatreskrim.

Selanjutnya, operator memberitahukan kepada korban, bahwa saldo di rekening miliknya telah berkurang. Korban mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah melakukan penarikan uang.

“Keesokan harinya, korban melakukan konfirmasi ke Bank BNI terkait kekurangan saldonya. Pihak bank mencoba untuk melakukan print out rekening koran, ternyata tabungan korban sudah kosong,” sebut AKP Ryan.

IDUL FITRI

Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LPB/320/VII/Yan. 2.5/2020/SPKT yang dilaporkan oleh korban, kami terus melakukan pencarian bukti – bukti dan keterangan para saksi, sehingga membuahkan hasil terhadap keberadaan pelaku dan dilakukan penangkapan di Bundaran Simpang Lima, Banda Aceh.

Dalam penangkapan terhadap pelaku yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Jatanras Aipda Mukhlis, pelaku mengakui bahwa dirinya pernah melakukan pencurian uang dari kartu ATM milik korban sebanyak 10 juta di berbagai lokasi, diantaranya: ATM pasar Gampong Baru, ATM Taman Makam Pahlawan, dan ATM Sukadamai.

“Saat melakukan pengambilan saldo dari berbagai Box ATM, pelaku menentukan waktu yang sepi sehingga bisa dengan leluasa menjalankan aksi kejahatannya. Pelaku mengakui telah melakukan penarikan uang secara bertahap dengan total Rp10 juta, dan uang tersebut dipergunakannya untuk keperluan sehari -hari,” ungkapnya.

Terhadap barang bukti kartu ATM milik korban, menurut keterangan pelaku, sudah dibuangnya dan sampai saat ini masih dalam pencarian personel Jatanras.

“Pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP dan diancam hukuman selama 5 tahun penjara,” pungkas AKP Ryan. (AF)