banner 700250

AMPES Desak Wali Kota Bubarkan Tim Asistensi

oleh -282 views

Banda Aceh (AD)- Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Subulussalam (AMPES) mendesak Wali Kota untuk segera membubarkan Tim Asistensi Pemerintahan Kota Subulussalam yang dinilai tidak mempunyai fungsi dan kapasitas.

“Desakan ini kita sampaikan, karena tim asistensi dianggap hanya membebani anggaran pemerintah saja,” kata Ketua AMPES, Hasbi Bancin, Jum’at 4 September 2020 di Banda Aceh.

Hasbi mempertanyakan, regulasi apa yang digunakan oleh pemerintah untuk mengangkat tim asistensi ini, agar tidak menjadi permasalahan hukum dikemudian hari.

“Jangan sampai pemerintahan ‘BISA’ terkesan asal- asalan dalam membuat keputusan tersebut,” tegas Hasbi.

Selain itu, ia juga mempertanyakan kemampuan tim asistensi yang sudah ada di Sekretariat Daerah Kota. Apakah mereka tidak mempunyai keahlian menjadi pejabat di pemerintahan?.

BACA..  Pemkot Lhokseumawe Harus Lebih Bijak dalam Mengambil Keputusan

Di kantor Wali Kota kan sudah ada tiga asisten yang memiliki tugas dan fungsinya masing- masing, dan Wali Kota juga telah memiliki staf ahli yang mempunyai legalitas hukum. Lalu kenapa masih ada tim asistensi diluar Aparatur Sipil Negara!!.

IDUL FITRI

“Atas nama Ketua AMPES, saya mengundang para ahli hukum dan praktisi hukum untuk membedah masalah tim asistensi yang telah dibentuk oleh Wali Kota Subulussalam. Karena sejauh ini, keberadaan tim asistensi belum mampu memperlihatkan pengaruhnya terhadap pemikiran Wali Kota demi kemajuan daerah.

BACA..  Pertamina Rantau Bantu Sembako Untuk Koprasi Berkah Wartawan

“Ini kok malah terjadi sebaliknya. Tim  asistensi tidak bisa berbuat apa- apa,” tutup Hasbi Bancin. (AF)