banner 700250

‘Pemkab’ Aceh Tamiang Rapat Koordinasi ‘PJJ’

oleh -284 views

KUALASIMPANG (AD) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Tamiang, Aceh. Laksanakan Rapat Koordinasi Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), rapat itu langsung dipimpin oleh Bupati Mursil H. Mursil SH. M.Kn, di aula Sekdakab, Senin 24 Agustus 2020.

Rapat membicarakan tentang dampak dari keberlangsungan pendidikan selama Pandemi Covid-19 secara nyata , yang kini menjadi hambatan besar dihadapi oleh para orangtua, guru dan murid.

Akibat pandemi Covid 19 tidak bisa dilakukan dengan tatap muka. Agaknya, keinginan belajar dengan tatap muka sangat diharapkan, meski kini berpindah menjadi di rumah sejak Pandemi Covid-19.

Program Pemerintah dengan menerapkan PJJ pada kenyataannya masih terdapat keterbatasan fasilitas pendukung hingga ketidaksiapan siswa belajar di rumah, sehingga sistem itu belum efektif.

BACA..  Karang Taruna Gelar Donor Darah dan Bagi Masker

Atas dasar permasalahan itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pendidikan melaksanakan Rapat Koordinasi tentang Pelaksanaan PJJ.

Bupati Mursil menyampaikan, kondisi selama Pandemi Covid-19 membuat seluruh aktifitas belajar mengajar sangat prihatin pada sektor pendidikan, keluhan-keluhan yang dirasakan oleh orangtua dan guru pada keinginan untuk melakukan tatap muka seperti sediakala menjadi masalah serius yang harus ditangani oleh Pemerintah Daerah.

IDUL FITRI

“Kondisi Zona di Aceh Tamiang tidak memungkinkan kita untuk melakukan sekolah tatap muka, melalui Rapat ini kita akan cari solusi bersama bagaimana aktivitas belajar mengajar melalui Jarak Jauh dapat efektif dan berjalan maksimal,” ungkapnya.

BACA..  Satpol PP - WH Aceh Tamiang '86' Pelanggar Qanun

Dalam rapat tersebut, Mursil juga mengarahkan untuk mempermudah proses belajar siswa secara daring, Akses Internet yang ada di kantor Datok Penghulu dipindahkan atau ditambahkan ke Masjid dan surau-surau yang ada untuk dialihfungsikan dalam memfasilitasi program pembelajaran jarak jauh.

“Fasilitas pendukung yang dibutuhkan ialah penggunaan akses internet yang pada faktanya orangtua tidak semuanya memiliki kemampuan untuk selalu membeli Quota Internet, solusi ini saya rasa tepat agar program PJJ berjalan efektif, dan mengurangi keluhan para orangtua murid yang tidak mampu untuk membeli kuota internet,” jelas Mursil.

Mursil menambahkan, anak-anak dapat diarahkan shalat berjama’ah di masjid pada Ashar, sembari menunggu masuknya waktu maghrib untuk melaksanakan program maghrib mengaji, mereka atau orang tua yang mendampingi anaknya di masjid bisa menggunakan akses internet gratis ini untuk melakukan aktivitas belajar anak secara During.

BACA..  Pemkot Lhokseumawe Harus Lebih Bijak dalam Mengambil Keputusan

Tampak para peserta yang hadir mendukung Ide Positif Bupati Mursil. Mereka katakan, Ide ini akan berdampak positif untuk kelanjutan proses balajar anak-anak. Karena sejatinya saat ini, para Orangtua sangat mendesak agar sekolah tatap muka bisa dilakukan kembali. Hadir dalam rapat tersebut Asisten Ekonomi dan Pembangungan Setdakab, Kabag Humas Setdakab, Kadis Kominfosam, Kepala DPMKPPKB, Ketua MPD, Kadis SI, Unsur Dinas Pendidikan, Unsur Kemenag Aceh Tamiang, para Kepala Sekolah dan para undangan yang berhadir. (Zulherman)