banner 700250

Ketua DPRK Didaulat Baca Teks Proklamasi

oleh -518 views

KUALASIMPANG (AD) – Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 75, di Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Senin 17 Agustus 2020, Kali ini sungguh jauh berbeda, Covid 19 mampu membuat warga ketakutan, hingga upacara HUT Proklamasi pun dibatasi.

Tidak seperti tahun tahun sebelumnya, diikuti oleh seluruh jajaran Forkopimda, lembaga dan elemen masyarakat. Hal yang tak lazim terlihat, pagi tadi sekitar pukul 07:00 WIB, hanya beberapa prajurit TNI dan Polri serta pejabat setingkat eselon dua saja yang mengikuti upacara.

Dari lapangan, atjehdaily.id melansir, prosesi upacara HUT Kemerdekaan RI ke 75 tersebut berlangsung sangat khitmad dan jarak barisanpun berjarak 1,5 meter, antara satu sama lainnya.

BACA..  Belajar Dari Pengalaman Pahit Untuk Berhasil

Pandemi Covid 19 memang menghancurkan sendi sendi ekonomi, sosial kemasyarakatan, tak terkecuali prosesi upacara pengibaran sangsaka merah putih HUT kemerdekaan RI-pun terganggu dan harus mengikuti protokoler kesehatan.

Bupati Aceh Tamiang, Mursil yang didapuk sebagai Inspektur Upacara dan Ketua DPRK Suprianto pembaca Teks Proklamasi, sedang Kapten Infanteri Lukman, bertindak sebagai komandan upacara.

BACA..  Belajar Dari Pengalaman Pahit Untuk Berhasil

“Memang, upacara kali ini beda dengan tahun tahun yang lalu, sebab pandemi Covid 19 ini merubah sendi sendi kehidupan masyarakat secara umum, begitupun semuanya berjalan lancar dan khidmat,” jelas Suprianto.

Suprianto, dalam prosesi itu didaulat untuk membacakan teks proklamasi, dengan sigap, bersuara lantang dan tegas, mengingatkan alunan suara bariton presiden RI pertama Soekarno.

Sayangnya, upacara Proklamasi Kemerdekaan HUT RI ke 75 kali ini tidak dapat dinikmati oleh masyarakat Aceh Tamiang. “Sayang, upacaranya hanya komponen penting saja yang ikut, sementara masyarakat tidak bisa mengikutinya, padahal antusias masyarakat terlihat dijalanan protokol Medan – Banda Aceh menonton dari kejauhan,” pungkas Suprianto. (Syawaluddin)