banner 700250

Adriadi Pimpin Golkar Aceh Tamiang

oleh -264 views

KUALASIMPANG (AD) – Meski rentang perjalanan Musda V Partai Golongan Karya (Golkar) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2020 mengalami penundaan karena kohesi politik. Tak memadamkan api dukungan 10 Pimpinan Kecamatan (PK) di wilayah Kabupaten ujung timur Aceh, untuk Adriadi.

Tiga pekan, penundaan Musda V Partai berlambang pohon beringin itu stagnasi sejak 22 Juli hingga 14 Agustus 2020. Dan kohesi itu berakhir terjawab, Adriadi pada Sabtu 15 Agustus 2020 dia dipilih secara aklamasi oleh Pimpinan Kecamatan.

Tak ada bargaining politik di Musda V Golkar kali ini, Adriadi melenggang mulus menjadi calon tunggal Ketua Partai Golkar pada Musda V itu, dia didapuk oleh 10 PK duduk disinggahsana tahta Ketua Partai Golkar Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, periode 2020 – 2025.

“Ini murni kekuatan rakyat, sesuai motto Golkar, ‘Suara Golkar, Suara Rakyat’ kemenangan ini adalah suara rakyat, suara kita semua. Saya tidak ada apa apanya jika tak ada rakyat, Pengurus dan para PK yang ada di kecamatan,” Jelas Adriadi pada atjehdaily.id.

Proses Musda V kali ini juga berjalan sangat lancar, tidak ada insiden dan perdebatan sengit, seperti sering terjadi pada setiap Musda di kabupaten lainnya.

BACA..  YARA Sampaikan Empat Permintaan Kepada Komisi III DPRA

Naiknya Adriadi sebagai Ketua DPD II PG Aceh Tamiang terjadi secara aklamasi setelah diketahui tidak ada bakal calon (Balon) lain yang mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua DPD II PG Aceh Tamiang kepada panitia bersangkutan pada lanjutan Musda V yang digelar di Sekretariat DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang di Minuran, Desa Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda, Sabtu (15/8/2020).

Majunya Adriadi sebagai Kandidat dibursa Pencalonan Ketua DPD II Golkar Aceh Tamiang periode tahun 2020-2025 itu didasari atas dukungan 10 dari 12 Pimpinan Kecamatan (PK) partai Golkar serta suara dari Ormas Pendiri Partai juga Ormas yang didirikan Partai dan organisasi Sayap Golkar dan Suara Dewan Pembina Partai Golkar setempat.

Seperti yang diucapkan Ketua Pimpinan Sidang pada Musda V PG, Yuniar dari unsur DPD I PG Provinsi Aceh yang dalam forum menyatakan bahwa, Bakal Calon yang mendaftarkan diri sebagai Calon hanya ada Satu Orang, yakni Adriadi, SE.

Sebab itulah dalam proses pemilihan Ketua terjadi secara aklamasi. Sehingga proses Musda V PG Aceh Tamiang yang dihadiri Sekretaris DPD I PG Provinsi Aceh, H. Ali Basrah SPd.,MM yang juga anggota DPR Aceh serta sejumlah pengurus DPD I, selain Ali Basrah, juga Dua Anggota DPR Aceh dari Partai Golkar asal Dapil 7 Kota Langsa dan Aceh Tamiang,Yusniar dan Muhammad Risky turut hadir dalam Musda dimaksud berjalan dengan lancar.

Amanat Ketua DPD I PG Provinsi Aceh, HT Muhammad Nurlif yang dibacakan Sekretaris DPD I PG, H. Ali Basrah, SPd., MM menyebutkan beberapa pesan yang diantaranya agar Ketua DPD II PG Kabupaten Aceh Tamiang yang baru ini mampu menjalankan tugasnya yang berat selaku Ketua Partai Golkar secara baik.

“Tantangan berat bagi pengurus baru Partai Golkar Aceh Tamiang untuk meningkatkan kinerja secara maksimal untuk membangun Partai yang berjalan sesuai perundang-undangan. Dan ini merupakan amanat dari Pimpinan Partai Golkar Aceh yang disampaikannya dalam rapat,” tegas Ali Basrah.

Basrah juga menyampaikan titipan salam dari Ketua Golkar Aceh, Muhammad Nurlif kepada seluruh PK dan segenap kader Golkar Aceh Tamiang dan berharap Musda Golkar dapat berjalan dengan sukses.

Dikatakan juga, Nurlif tidak turut hadir pada lanjutan Musda V Golkar Aceh Tamiang dikarenakan ada kegiatan serupa di Kabupaten lain.

Sementara itu, Ketua baru DPD II PG Kabupaten Aceh Tamiang, Adriadi, SE di dalam pidatonya mengatakan sikap dan tekadnya untuk membangun Golkar dari Ketertinggalannya. Oleh karena itu, menurunnya jumlah kursi Golkar di DPRK Aceh Tamiang menurut Adriadi.

Merupakan cambuk pemicu bagi dirinya untuk mengembalikan puncak kejayaan Golkar yang sebelumnya pernah diraih didaerahnya.

Adriadi juga berjanji akan menancapkan panji-panji Golkar disetiap penjuru pelosok Aceh Tamiang dengan upaya membentuk dan menghidupkan Golkar melalui kader kadernya diseluruh desa.

Imbuh Adriadi, kebangkitan Golkar sepenuhnya ada ditangan rakyat yang nantinya akan kita bangun kembali di 213 desa. Sebab jalan satu satunya untuk meningkatkan jumlah kursi Golkar diegislatif. “Kekuatan Golkar ada ditangan rakyat, sesuai motto “suara Golkar suara Rakyat,” pungkas Adriadi. (Syawaluddin)