banner 700250

Aceh Gelar Pentas Virtual Bangkitkan Pariwisata

oleh -243 views

BANDA ACEH (AD) – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kembali menggelar pentas virtual bertajuk ‘Panteu Meudiwana’ Kegiatan itu bertujuan untuk membangkitkan industri pariwisata Aceh yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh Jamaluddin, mengatakan Panteu Meudiwana akan digelar 18 Agustus mendatang. Pentas virtual menampilkan sejumlah artis Aceh dan Jakarta yang akan berkolaborasi dalam ajang pentas seni.

“Panteu Meudiwana mengusung tagline Atraksi Seni untuk Aceh Bangkit di Era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan ini menjadi penyemangat untuk membangkitkan kembali industri pariwisata Aceh,” kata Jamaluddin, Senin 10 Agustus 2020.

BACA..  Akun FB Penghina Ulama di Laporkan Ke Polres

Dikatakan, pentas virtual tersebut bisa disaksikan melalui media sosial Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, yakni Youtube Aceh Tourism dan Disbudpar Aceh. Selain itu, acara ini juga bisa ditonton melalui Instagram dan facebook ACEHTOURISM.TRAVEL mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.

Adapun pengisi acara yang tampil pada Panteu Meudiwana antara lain Ade Govinda feat Fadly “Padi Reborn”, Cakra Khan, Astrid, Rialdoni, Tangke Band, Djamal Sharief feat Jaboy, Sanggar Nurul Alam, Teater Rongsokan, dan lainnya.

BACA..  Pemkot Lhokseumawe Harus Lebih Bijak dalam Mengambil Keputusan

Jamaluddin mengatakan pelaksanaan Panteu Meudiwana juga menerapkan protokol kesehatan ketat. Kegiatan yang dilaksanakan di Banda Aceh tidak menerima kunjungan pengunjung langsung.

IDUL FITRI

“Kami berharap pentas virtual ini akan menghibur masyarakat Aceh serta menyemangati para pelaku pariwisata untuk kembali bangkit di era adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi COVID-19,” kata Jamaluddin.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani M.Bus, menambahkan Panteu Meudiwana ini menjadi langkah awal bagaimana menyelenggarakan kegiatan pariwisata di tengah pandemi COVID-19 sesuai dengan Protokol Kesehatan yang diinisiasi oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

BACA..  Karang Taruna Gelar Donor Darah dan Bagi Masker

“Pandemi Covid-19 yang telah melanda Indonesia khususnya dan dunia umumnya telah membuat pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif lainnya terpuruk, khususnya di industri pariwisata Aceh. Sehingga perlu solusi terbaik untuk bangkit melalui ajang kreasi dan inovasi virtual,” kata Rahmadhani.

Karena itu, menurut Rahmadhani, untuk mengadaptasi kebiasaan baru, perlu diperkenalkan konsep event pertunjukan event virtual agar bisa menggairahkan kembali industri pariwisata nasional dan Aceh, sekaligus mengkampanyekan Reaktivasi Pariwisata Lokal melalui Tagline @DiIndonesiaAja, @DiAcehAja dan @AyoJalanJalanDiAceh. (Fajar)